Deretan Fakta Misterius Kematian Sutrimo, FRIC: “Keadilan Harus Berjalan Tanpa Pandang Bulu”

Redaksi 01 Metrotv9news 27 Jul 2026

Kabar meninggalnya Sutrimo, Kepala Urusan Rumah Tangga pribadi mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Eks Jampidsus) Febri Adriansyah, pada Kamis lalu (23 Juli 2026), memunculkan sejumlah pertanyaan mendalam di kalangan masyarakat. Berdasarkan rangkaian fakta, keterangan saksi, dan catatan yang berhasil dihimpun, Fast Respon Indonesia Center (FRIC) merangkum informasi secara utuh dan terbuka guna memastikan masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas, serta meminta aparat berwenang menelusuri seluruh kejadian secara objektif. Dirilis hari ini, pada Senin (27/07/2026).

Kejadian tersebut yang terungkap berdasarkan data yang dikumpulkan, kejadian bermula sekitar pukul 06.37 Wib ketika almarhum menghubungi kerabat dan mengeluh merasa sakit. Saat kerabat tiba di lokasi, Sutrimo sudah tidak sadarkan diri dengan kondisi mulut dan hidung mengeluarkan busa.

Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans bernomor polisi B 1418 KIX yang dipesan secara daring oleh pihak yang belum teridentifikasi. Penjemputan dilakukan di halaman Klinik Mordent, Jalan Gandaria 1 No. 20, Kramat Pela, Jakarta Selatan, tempat almarhum diketahui menetap dan bekerja selama dua tahun. Padahal, menurut mantan karyawan yang bekerja di sana selama lima tahun, klinik tersebut sudah tidak beroperasi sejak lima tahun lalu dan merupakan milik pribadi Febri Adriansyah.

Saat tiba di RS Muhammadiyah Taman Puring, dokter yang menangani memastikan almarhum sudah meninggal dunia. Pihak yang mencatat data penanggung jawab atas nama Febrio Adianto, dengan nomor yang tertera 0811999XXXX. Sopir ambulans sendiri hanya mengetahui penjemputan dilakukan di lokasi tersebut tanpa mengetahui identitas pemesan.

Menjelang malam, sekitar pukul 23.00 Wib, jenazah diserahkan kepada keluarga di kediaman orang tua almarhum, didampingi tiga orang; satu sopir dan dua orang yang berpenampilan menyerupai anggota TNI, salah satunya tercatat atas nama Achmad Machmud yang menyebut dirinya sebagai Babinsa. Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Kepala Desa setempat.

Sejumlah fakta yang menjadi sorotan

Dari keterangan kerabat terdekat, terdapat beberapa hal yang memicu kekhawatiran:

– Pukul 05.00 Wib hari yang sama, almarhum masih berkomunikasi dengan lancar dengan adik iparnya, namun tak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia.
– Almarhum kerap mengeluh merasa takut karena sering berselisih paham dengan kakak ipar Febri Adriansyah terkait urusan proyek batu bara di Jambi. Ia juga pernah dijanjikan pemberian kendaraan, namun hingga meninggal janji itu belum ditepati.
– Saat jenazah tiba di rumah duka, tubuh almarhum sudah dimandikan dan dikafankan, sehingga keluarga tidak memiliki kesempatan memeriksa kondisi fisik secara utuh.
– Seluruh barang milik almarhum, mulai dari telepon genggam, kartu ATM, dompet, hingga pakaian pribadi belum diserahkan kepada keluarga yang berhak hingga saat ini.
– Proses pemakaman berlangsung sangat cepat, hanya wajah jenazah yang diperlihatkan kepada keluarga sebelum segera dimakamkan.

FRIC Desak Penyelidikan Menyeluruh dan Tanpa Hambatan

Merespons rangkaian fakta tersebut, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) H. Dian Surahman menegaskan pentingnya keadilan dan keterbukaan bagi siapapun, tanpa memandang posisi atau kedudukan pihak yang terkait.

“Kami meminta pihak kepolisian dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan mendalam, transparan, dan tidak berat sebelah terkait penyebab pasti kematian almarhum,” tegas Dian Surahman.

FRIC secara resmi meminta penegak hukum untuk:
● Menyelidiki secara objektif penyebab kematian Sutrimo melalui prosedur yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
● Mengungkap identitas seluruh pihak yang terlibat dalam penjemputan, perawatan jenazah, hingga pengantaran ke kediaman keluarga.
● Memastikan seluruh hak milik almarhum segera diserahkan secara utuh kepada keluarga yang berhak.
● Menelusuri keterkaitan seluruh informasi yang berkaitan dengan hubungan almarhum dengan pihak-pihak yang disebut dalam keterangan saksi.

“Keadilan tidak boleh tertutup oleh apapun. Masyarakat berhak mengetahui kebenaran yang sesungguhnya, dan keluarga berhak mendapatkan kepastian atas peristiwa yang menimpa kerabat mereka. Hukum harus berjalan lurus, tak pandang bulu, dan tak mengenal siapa yang terlibat di dalamnya,” tutup Dian Surahman

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Patroli Perintis Presisi Polres Lumajang Kontrol Lapas, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS — Satuan Samapta Polres Lumajang terus meningkatkan kegiatan patroli untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas. Melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi (3P), personel Sat Samapta Polres Lumajang menyambangi dan melakukan kontrol di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang, Jumat (25/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul …

Kapolsek Jatiroto Silaturahmi dengan Petugas KAI, Perkuat Koordinasi Keamanan Lintasan Rel

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS — Polsek Jatiroto Polres Lumajang terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan lintasan rel kereta api. Kapolsek Jatiroto AKP Imam Soepardi bersama anggotanya melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dengan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 …

Polsek Gucialit Gelar Poros Pagi, Bantu Kelancaran Lalu Lintas dan Keamanan Pelajar

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Personel Polsek Gucialit, Polres Lumajang, melaksanakan kegiatan poros pagi atau strong point untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat di sekitar SDN Gucialit 01, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.20 WIB tersebut dilakukan oleh Aiptu Latif F dan Aipda I. Putu Pande A.D. Kehadiran personel kepolisian …

Polsek Tempursari Hadiri Cakyuk Camp SMA Mataram, Pelajar Diimbau Jauhi Narkoba

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Polsek Tempursari, Polres Lumajang, menghadiri kegiatan perkemahan Cakyuk Camp yang digelar SMA Mataram Tempursari di Lapangan Dusun Karangmenjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jumat (25/9/2026). Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno bersama Bripda Ryko hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif yang diikuti para pelajar. Iptu Sukirno mengatakan, …

Polsek Tempeh Perkuat Kamtibmas Lewat Patroli Dialogis Bersama Tokoh Masyarakat

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Polsek Tempeh, Polres Lumajang, terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui patroli dialogis bersama tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Krajan Timur, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jumat (25/9/2026). Dalam kegiatan itu, personel Polsek Tempeh Aiptu Hendra S., S.H. dan Aipda Donny Fibrianto, S.H. berdialog dengan …

Polsek Senduro Amankan Pembukaan LT III Pramuka Lumajang di Glagah Arum

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Polsek Senduro, Polres Lumajang, menghadiri sekaligus melakukan pengamanan upacara pembukaan Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang III (LT III) Tahun 2026 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Glagah Arum, Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jumat (22/9/2026). Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso melalui Aiptu …

x
x