Eks Karyawan Perumda Bali Ancam Duduki Kembali Rumah yang Digusur,” Talikasih Tak Kunjung Cair, Pendataan Diduga Bermasalah

Redaksi 01 Metrotv9news 13 Sep 2025

BALI//METROTV9NEWS.COM

 

Denpasar – Aroma ketidakjelasan semakin menyelimuti kasus penggusuran rumah dinas milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Provinsi Bali. Puluhan eks karyawan yang sebelumnya digusur dari rumah-rumah tersebut kini melontarkan ancaman untuk kembali menduduki rumah yang telah mereka tinggalkan.

Pasalnya, hingga kini Talikasih yang dijanjikan sebagai bentuk kompensasi tidak kunjung terealisasi. Padahal, para eks karyawan mengaku telah memenuhi syarat yang diminta, termasuk menyerahkan nomor rekening bank untuk pencairan dana.

Tim media yang melakukan investigasi di lapangan menemukan adanya dugaan kekacauan dalam proses pendataan. Salah satu pejabat Perumda Bali, Cok Laksmi, ketika dikonfirmasi menyebutkan bahwa para eks karyawan yang kini menuntut kejelasan tidak masuk dalam daftar penerima Talikasih. Alasannya, mereka disebut sudah berada “di luar” ketika proses pendataan dilakukan.

“Ironisnya, tidak ada bukti tertulis berupa berita acara serah terima rumah saat penggusuran berlangsung,” ujarnya. Hal ini dinilai memperkeruh situasi karena ketiadaan dokumen resmi membuat posisi eks karyawan semakin lemah.

Putu Suartana, salah satu perwakilan eks karyawan, mengungkapkan bahwa pihak Perumda sebelumnya menjanjikan Talikasih sebesar Rp17,5 juta per kepala keluarga (KK). Namun syaratnya, rumah harus terlebih dahulu dikosongkan dan dibongkar.

“Bahkan kami sudah diminta menyerahkan nomor rekening bank untuk pencairan dana. Tapi sampai sekarang janji itu masih sebatas wacana,” tegas Suartana.

Lebih lanjut, ia menilai jawaban Perumda sangat membingungkan. Menurutnya, eks karyawan yang belum menerima Talikasih justru disebut tidak masuk daftar penerima karena dianggap sudah berada di luar ketika pendataan dilakukan.

“Lebih fatal lagi, tak ada berita acara serah terima rumah yang seharusnya menjadi dokumen resmi. Malu tidak ada kepastian, lebih baik kami tempati lagi rumah itu. Kami sudah terlalu lama menunggu, hak kami seolah diabaikan,” ungkapnya dengan nada kesal.

Para eks karyawan yang merasa dirugikan kini mendesak Gubernur Bali untuk turun tangan melakukan audit serta memaksa pihak Perumda membuka data secara transparan.

“Jika tidak, ancaman untuk menduduki kembali rumah-rumah yang telah digusur bukan sekadar gertakan,” tandas Suartana.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Perumda Bali maupun Pemerintah Provinsi Bali belum memberikan klarifikasi resmi terkait komitmen pembayaran Talikasih yang dijanjikan.

(PEWARTA YADIJBR)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman: Kapolri Teguhkan Kolaborasi untuk Bangun Negeri

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat. Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan: ulama memberikan arah dan tuntunan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan. Pesan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, …

Polres Blitar dan Tim Gabungan Intensifkan Patroli Pemantauan, Antisipasi Karhutla Gunung Butak

Redaksi 01

27 Sep 2026

BLITAR || METROTV9NEWS – Jajaran Polres Blitar Polda Jatim bersama tim gabungan terus mengintensifkan patroli pemantauan dan pengendalian guna mengantisipasi munculnya titik api di kawasan Gunung Butak. Langkah taktis ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Posko Hutan Lindung BKPH Ampelgading, tepatnya di sisi lereng selatan Puncak Pitrang, dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan …

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa. Kebersamaan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan Indonesia sejak masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, …

Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Memasuki usia ke-71, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat perannya sebagai salah satu wajah pelayanan Polri yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Transformasi diarahkan bukan hanya pada modernisasi sistem, tetapi juga membangun pelayanan yang semakin mudah, responsif, dan berorientasi pada keselamatan. Arah tersebut tercermin dalam Syukuran Hari Lalu Lintas …

Polres Gresik Gencarkan Inovasi Kopi Keliling, Bangun Kedekatan dengan Warga Ajak Jaga Kamtibmas

Redaksi 01

27 Sep 2026

GRESIK || METROTV9NEWS – Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif terus digalakkan Polres Gresik Polda Jatim lewat pendekatan humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satuan Binmas (Satbinmas) melalui program Kopi Keliling. Kegiatan ini dikemas santai. Sembari membagikan kopi gratis, personel Satbinmas berbaur langsung untuk mencairkan suasana di tengah aktivitas warga. Melalui ruang …

x
x