Jejak Jenderal Bintang Dua: “Prabowo Melaju Lebih Cepat dari SBY”

Redaksi 01 Metrotv9news 13 Feb 2026

Dalam sejarah Tentara Nasional Indonesia, dua nama jenderal ini selalu berdiri di garis depan ingatan publik: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo Subianto. Keduanya bukan hanya perwira TNI dengan karier cemerlang, tetapi juga tokoh politik besar yang kemudian menentukan arah bangsa.

SBY merupakan senior Prabowo di Akademi Militer, lulusan Akmil 1973, sementara Prabowo menyusul setahun kemudian sebagai lulusan Akmil 1974. Meski hanya terpaut satu angkatan, perjalanan karier militer keduanya berkembang dengan warna yang berbeda namun sama-sama gemilang.

SBY dikenal sebagai perwira pemikir. Kariernya ditempa melalui jalur staf dan diplomasi militer internasional. Salah satu penugasan prestisiusnya adalah saat dipercaya menjadi Chief Military Observer United Nations Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina. Sebelumnya, pengalaman tempur SBY juga tercatat ketika ia menjabat Komandan Batalyon di Dili, Timor Timur.

Sebaliknya, Prabowo tumbuh sebagai perwira lapangan dengan rekam jejak operasi tempur yang intens. Namanya lekat dengan Korps Baret Merah Kopassus, meski sempat pula bertugas di Kostrad. Prestasi-operasi inilah yang membuat karier Prabowo melesat cepat, bahkan melampaui seniornya.

Fakta menariknya, Prabowo lebih dahulu menyandang bintang dua (Mayor Jenderal) dibandingkan SBY. Pada 1995, Prabowo telah menjabat Komandan Kopassus dan resmi berpangkat Mayjen TNI. Di tahun yang sama, SBY masih berpangkat Brigadir Jenderal, menjelang penugasannya ke Bosnia.

Catatan sejarah TNI menyebutkan, percepatan karier Prabowo tak lepas dari keberhasilannya memimpin berbagai operasi penting, termasuk Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma di Papua sebuah misi berisiko tinggi yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan militernya.

Tak berhenti di situ, Prabowo kembali melangkah lebih cepat dengan meraih tiga bintang (Letnan Jenderal) pada 1998 saat menjabat Panglima Kostrad. Sementara itu, SBY baru menyandang pangkat Letjen ketika dipercaya sebagai Kepala Staf Teritorial TNI pada periode 1998–1999.

Meski demikian, perjalanan keduanya tidak berujung pada jabatan Kepala Staf TNI AD maupun Panglima TNI. Karier Prabowo meredup seiring dinamika politik 1998, ketika ia digeser dari Panglima Kostrad menjadi Komandan Sesko TNI untuk pertama kalinya dalam kariernya, ia tak lagi memegang pasukan tempur.

Dua jalur, dua karakter, dua kecepatan namun sama-sama mencatatkan nama dalam sejarah panjang militer Indonesia.

Pewarta: Didi R., Kaperwil Banten

Editor: Juli ESP

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman: Kapolri Teguhkan Kolaborasi untuk Bangun Negeri

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat. Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan: ulama memberikan arah dan tuntunan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan. Pesan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, …

Polres Blitar dan Tim Gabungan Intensifkan Patroli Pemantauan, Antisipasi Karhutla Gunung Butak

Redaksi 01

27 Sep 2026

BLITAR || METROTV9NEWS – Jajaran Polres Blitar Polda Jatim bersama tim gabungan terus mengintensifkan patroli pemantauan dan pengendalian guna mengantisipasi munculnya titik api di kawasan Gunung Butak. Langkah taktis ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Posko Hutan Lindung BKPH Ampelgading, tepatnya di sisi lereng selatan Puncak Pitrang, dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan …

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa. Kebersamaan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan Indonesia sejak masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, …

Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Memasuki usia ke-71, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat perannya sebagai salah satu wajah pelayanan Polri yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Transformasi diarahkan bukan hanya pada modernisasi sistem, tetapi juga membangun pelayanan yang semakin mudah, responsif, dan berorientasi pada keselamatan. Arah tersebut tercermin dalam Syukuran Hari Lalu Lintas …

Polres Gresik Gencarkan Inovasi Kopi Keliling, Bangun Kedekatan dengan Warga Ajak Jaga Kamtibmas

Redaksi 01

27 Sep 2026

GRESIK || METROTV9NEWS – Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif terus digalakkan Polres Gresik Polda Jatim lewat pendekatan humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satuan Binmas (Satbinmas) melalui program Kopi Keliling. Kegiatan ini dikemas santai. Sembari membagikan kopi gratis, personel Satbinmas berbaur langsung untuk mencairkan suasana di tengah aktivitas warga. Melalui ruang …

x
x