Telusuri Kontrol terhadap Kejahatan PT Position di Halmahera Timur: “Struktur Kepemilikan & Jejaring Korporasi”

redaksi 10 Nov 2025

Sebuah laporan investigasi mendalam mengungkap wajah kelam di balik booming nikel di Halmahera Timur. Laporan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) berjudul “Nikel dari Tanah Terampas: Kriminalisasi Warga dan Pertarungan Kuasa Antar-Korporasi di Halmahera” menguraikan bagaimana pulau yang kaya akan budaya dan sumber daya alam itu justru menjadi ajang perebutan pengaruh oleh konglomerasi yang melibatkan kekuatan modal, politik, dan jaringan internasional.

Laporan setebal 45 halaman tersebut menyoroti peran sentral PT Position, yang dalam operasinya tidak bisa dilepaskan dari struktur kepemilikan dan kebijakan yang diatur dari jarak jauh. Kontrol atas perusahaan ini tidak berada di tangan lokal, melainkan terpusat pada sebuah jejaring yang membentang dari Jakarta hingga pusat-pusat keuangan global, menciptakan sebuah monopoli siluman yang mengasingkan masyarakat Halmahera dari tanah dan masa depannya.

Struktur Holding dan Kepemilikan Asing: Kendali Terpusat di Balik PT Position

Di balik operasi tambang PT Position, berdiri konglomerat Harum Energy Tbk yang dikendalikan keluarga Barki. Sejak 2024, PT Position sepenuhnya berada di bawah kendali PT Tanito Harum Nickel (THN), anak usaha Harum Energy. Pola ini menunjukkan strategi konglomerasi untuk beralih dari bisnis batubara yang surut ke nikel, komoditas emas hijau untuk kendaraan listrik.

Secara kepemilikan, PT Position 51% dikuasai Tanito Harum Nickel, sementara 49% sisanya dimiliki Nickel International Capital Pte. Ltd. dari Singapura. Namun, kepemilikan asing ini hanya bagian dari struktur finansial. Sumber internal mengkonfirmasi seluruh kebijakan operasional, dari ekspansi izin, strategi hilirisasi, hingga penanganan konflik lahan, ditentukan secara terpusat oleh Harum Energy sebagai holding.

“Arah kebijakan selalu kembali ke grup Harum. Position hanya salah satu pintu operasional, bukan pusat kendali,” ujar seorang analis pertambangan.

Di lapangan, PT Position hanyalah satu puzzle dalam jaringan bisnis yang lebih besar. Perusahaan ini terhubung dengan jejaring smelter seperti PT Infei Metal Industry (IMI), PT Westrong Metal Industry (WMI), PT Blue Sparking Energy (BSE), dan PT Harum Nickel Perkasa (HNP) yang beroperasi di Kawasan Industri Weda Bay.

Proyek unggulan mereka, fasilitas High-Pressure Acid Leaching (HPAL) berkapasitas 67.000 ton nikel per tahun, menegaskan ambisi grup Harum menjadi pemain utama dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik global.

Dari Batubara ke Nikel: Strategi Transisi yang Menghancurkan

Harum Energy, yang selama ini dikenal sebagai raja batubara di Kalimantan, kini melakukan manuver besar-besaran ke sektor nikel. Ekspansi ini dilakukan melalui akuisisi, pendirian pabrik, dan kemitraan strategis dengan pemain global seperti Eternal Tsingshan Group Limited dari China.

Analisis pasar melihat ini sebagai strategi bertahan di era transisi energi. Namun, bagi Halmahera, transisi energi global ini justru diwarnai perusakan lingkungan dan konflik sosial yang dipicu kedatangan konglomerat yang sama kuatnya.

Aktor Kunci: Jejaring Kekuasaan di Balik Monopoli

Di balik nama besar PT Position, tersembunyi jaringan kekuasaan yang jauh melampaui urusan tambang. Struktur pimpinannya menunjukkan kombinasi antara kekuatan modal lama, koneksi politik, jejaring internasional, dan keahlian teknis yang mumpuni, sebuah konfigurasi yang menjadikan perusahaan ini salah satu pemain paling berpengaruh di industri nikel Indonesia.

Di puncak hierarki ada Lawrence Barki, Komisaris PT Position sekaligus Presiden Komisaris Harum Energy. Ia adalah pewaris generasi kedua dari konglomerasi keluarga Barki yang membangun kekayaan lewat batu bara di Kalimantan. Kini, Lawrence memindahkan pusat gravitasi bisnis keluarga ke sektor nikel, dari daratan Kalimantan menuju pesisir timur Halmahera.

Sementara itu, posisi Direktur Utama dipegang Stephanus Eka Dasawarsa Sutantio, nama yang kerap muncul dalam pusaran kontroversi. Ia tercatat dalam Paradise Papers karena kepemilikan entitas offshore di Bermuda, dan pernah diperiksa KPK dalam kasus besar Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Sosoknya mencerminkan kompleksitas dunia bisnis Indonesia, di mana kekuasaan, modal, dan hukum sering kali berjalin tanpa garis yang jelas.

Kendali teknis operasional berada di tangan Hariyadi, teknokrat pertambangan berpengalaman empat dekade yang juga menjabat sebagai Direktur di Harum Energy. Ia memastikan bisnis tambang tetap berjalan mulus di tengah ketegangan antara pusat dan daerah, antara izin formal dan praktik lapangan.

Nama Yun Mulyana, mantan Wakapolri yang kini menjabat sebagai Komisaris Harum Energy, memberi lapisan baru pada kekuatan korporasi ini. Kehadirannya membuka jalur komunikasi strategis dengan aparat keamanan dan regulator, dua unsur vital dalam ekosistem bisnis tambang di Indonesia.

Selain itu, Kenneth Scott Andrew Thompson, warga negara Inggris yang duduk di kursi Komisaris PT Position, menjadi penghubung dengan dunia bisnis global. Ia membawa legitimasi internasional sekaligus memperkuat akses pada jaringan investasi lintas negara.

Dari sisi Timur, kekuatan modal Tiongkok hadir melalui Cao Zhiqiang dan He Xiaozhen. Keduanya menempati posisi strategis sebagai Direktur dan Komisaris, mewakili kepentingan Nickel International Capital dan Tsingshan Group, dua entitas besar yang menjadi motor ekspansi industri nikel Tiongkok di Asia Tenggara.

Susunan ini menjadikan PT Position bukan sekadar entitas bisnis, melainkan simpul dari kekuasaan global yang menyeberangi batas politik dan ekonomi. Di Halmahera, kekuasaan itu menjelma menjadi tambang yang tak hanya mengeruk nikel, tapi juga menggerus kedaulatan negara atas sumber daya.

“Ini bukan sekadar investasi asing biasa. Ini adalah struktur modal global yang mengatur ekosistem nikel dari tambang, logistik, hingga smelter,” ujar seorang akademisi ekonomi politik Maluku Utara.

Monopoli yang Merusak

PT Position bukanlah entitas yang berdiri sendiri. Ia adalah ujung tombak dari struktur raksasa yang menghubungkan modal domestik, modal asing, mantan petinggi negara, professional teknis, dan jaringan offshore internasional.

Struktur monopoli siluman inilah yang memastikan setiap konflik di lapangan, sengketa lahan, pelanggaran lingkungan, atau kriminalisasi warga, tidak pernah menjadi persoalan lokal. Setiap masalah selalu terhubung dengan jaringan yang jauh lebih besar dan kuat yang bekerja di balik layar, mengorbankan Halmahera Timur untuk mengamankan kendali atas komoditas strategis masa depan. (Tim).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Memperkokoh Persatuan dan Semangat Kebangsaan, Media Metrotv9news Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila

Redaksi 01 Metrotv9news

01 Okt 2026

“HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2026” Memperkokoh Persatuan dan Semangat Kebangsaan, Media Metrotv9news Sampaikan Ucapan Hari Kesaktian Pancasila METROTV9NEWS KEDIRI — Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026, Pimpinan Umum Media Metrotv9news, Mokhammad Mahfud, bersama seluruh staf, jajaran, dan segenap wartawan Metrotv9news menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan …

Kawal Aspirasi, Tangkal Disinformasi, Polri Dorong Ruang Demokrasi Tetap Aman melalui Dialog Publik

Redaksi 01

30 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Polri menggelar Dialog Penguatan Internal Polri ke-3 Tahun 2026 dengan tema “Mengawal Aspirasi, Menangkal Disinformasi: Penguatan Literasi Informasi dalam Mewujudkan Penyampaian Pendapat di Muka Umum yang Aman dan Demokratis” di Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum untuk memperkuat pemahaman personel Polri mengenai pentingnya literasi informasi, pelayanan penyampaian pendapat di …

Polres Probolinggo Optimalkan Peran Bhabinkamtibmas Jalin Kedekatan dengan Masyarakat

Redaksi 01

30 Sep 2026

PROBOLINGGO || METROTV9NEWS – Ada cara jitu yang terus dilakukan Polres Probolinggo Polda Jatim untuk menjaga wilayahnya tetap aman dan damai. Salah satunya dengan memaksimalkan peran personel Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan kepolisian yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Lewat agenda sambang warga, para Polisi ini nggak cuma sekadar patroli keliling kampung. Mereka aktif nongkrong bareng warga, …

Polres Malang Gagalkan Peredaran 1,1 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Asal Jakarta

Redaksi 01

30 Sep 2026

MALANG || METROTV9NEWS – Kepolisian Resor (Polres) Malang Polda Jatim berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat lebih dari 1,1 kilogram yang dibawa dari Jakarta menuju Kabupaten Malang. Dalam operasi ini, Polisi mengamankan seorang pria berinisial RM (30) di wilayah Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Dari tangan tersangka, petugas menyita tiga paket sabu dengan berat …

SMA KTB Bersiap Menerima Angkatan Ketiga, Wakapolri Kawal Pembenahan

Redaksi 01

30 Sep 2026

BOGOR || METROTV9NEWS – Sehari setelah membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Angkatan Ketiga Tahun Ajaran 2027/2028, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., kembali mengecek kesiapan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Bogor, Selasa (29/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Wakapolri mengawal pengembangan SMA KTB agar …

Perkuat Ketahanan Ideologi, Densus 88 Dorong Transformasi Eks JI melalui Jalan Menuju Wasathiyah

Redaksi 01

30 Sep 2026

SERANG || METROTV9NEWS – 29 September 2026 — Densus 88 AT Polri melalui Satgaswil Banten kembali memperkuat upaya pencegahan ekstremisme melalui kegiatan Transformasi Ideologi bertajuk “Jalan Menuju Wasathiyah”. Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan pembelajaran bersama untuk membangun kesadaran ideologi yang sehat, moderat, serta memperkuat komitmen kebangsaan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Le Dian Hotel …

x
x