Yayasan Penampungan Anjing di Denpasar Merasa Tertekan, Terancam Aturan Hingga Norma Adat

Redaksi 01 Metrotv9news 20 Apr 2026

BALI//METROTV9NEWS.COM

DENPASAR – Sebuah yayasan yang bergerak di bidang penampungan dan perawatan anjing terlantar di Denpasar mengaku kesulitan dan merasa tertekan dalam menjalankan operasionalnya. Manajemen mengaku mendapat tekanan ganda, baik dari sisi regulasi pemerintahan maupun aturan adat serta norma sosial yang berlaku di masyarakat setempat.

Menurut perwakilan yayasan, kendala utama yang dihadapi saat ini berkaitan dengan perizinan operasional dan standar kesehatan yang dinilai semakin ketat serta sering berubah-ubah. Selain itu, mereka juga mendapatkan teguran terkait keberadaan kandang yang dianggap mengganggu kenyamanan lingkungan, mulai dari masalah bau, suara, hingga persepsi masyarakat.

“Kami berniat baik untuk menolong hewan, namun sering kali merasa dipersulit. Aturan dari dinas terkait sering berubah-ubah dan sulit dipenuhi, sementara tekanan dari lingkungan dan aturan adat juga membuat kami tidak leluasa bekerja,” ungkap salah satu pengurus yayasan, Senin (19/04).

Di sisi lain, pihak Dinas terkait menegaskan bahwa setiap aturan yang diterapkan bertujuan untuk menjaga ketertiban umum serta kesejahteraan masyarakat dan hewan itu sendiri. Mereka menolak anggapan adanya intimidasi, dan justru meminta yayasan untuk berkoordinasi mencari solusi jika menemui kendala.

“Kami tidak bermaksud menekan, melainkan menegakkan regulasi. Setiap penampungan wajib memenuhi standar kesehatan dan tidak menimbulkan gangguan. Jika ada kendala, kami imbau agar berkoordinasi, bukan menghindar,” jelas perwakilan Dinas.

Sementara itu, tokoh masyarakat dan pemangku adat juga menekankan pentingnya menghormati nilai-nilai yang berlaku. Keberadaan hewan dalam jumlah besar dinilai memiliki dampak sosial yang perlu dikelola agar tidak menimbulkan keresahan warga.

“Adat dan budaya mengajarkan kita untuk hidup rukun dan menjaga kesucian lingkungan. Jika menimbulkan masalah sanitasi atau kenyamanan, wajar jika masyarakat merespons. Kami berharap ada titik temu yang saling menguntungkan,” ujar salah seorang tokoh adat.

Hingga saat ini, yayasan tersebut masih berupaya mencari jalan tengah agar misi kemanusiaan mereka dapat terus berjalan tanpa melanggar aturan hukum maupun norma sosial yang ada, dengan harapan adanya pendekatan yang lebih humanis dan solutif dari semua pihak.

Pewarta: Jimmy

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kapolres Kediri Gandeng FKMT, Perkuat Peran Majelis Taklim di Tengah Masyarakat

Redaksi Metrotv9news

09 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // – Kediri— Menjaga situasi tetap kondusif tak selalu harus menunggu persoalan muncul. Komunikasi yang terbangun sejak awal dengan tokoh agama dan kelompok masyarakat menjadi salah satu cara membaca dinamika warga sekaligus menjaga kerukunan. Hal itu dilakukan Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. saat bersilaturahmi dengan Ketua Forum Komunikasi Majelis …

Penertiban Knalpot Brong, Polsek Majalengka Kota Jaga Kenyamanan Warga

Redaksi Metrotv9news

09 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // – Majalengka – Polsek Majalengka Kota Polres Majalengka terus berupaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat. Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto, S.H., M.H. bersama anggota melaksanakan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot brong di wilayah Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Minggu dini hari (9/8/2026) Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus penegakan aturan …

Terinspirasi Madiun, Pemkab Kuningan Pelajari Skema KPBU Penerangan Jalan untuk Atasi Keterbatasan Anggaran.

Redaksi Metrotv9news

09 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // – MADIUN – Di tengah tantangan keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan mencari terobosan inovasi pembiayaan infrastruktur. Salah satu rujukan utamanya adalah keberhasilan Pemkab Madiun dalam mengimplementasikan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di sektor Alat Penerangan Jalan (APJ). Rombongan Pemkab Kuningan yang dipimpin Wakil Bupati Tuti Andriani melakukan studi tiru …

Semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Kodim 0809/Kediri Gelar Berbagai Perlombaan

Redaksi Metrotv9news

09 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // KEDIRI – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Kodim 0809/Kediri menggelar berbagai perlombaan yang diikuti oleh prajurit dan keluarga besar TNI. Kegiatan berlangsung meriah di Lapangan Makodim 0809/Kediri, Jalan A. Yani, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Minggu (9/8/2026). Berbagai perlombaan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan …

Polres Lumajang Kunci Pergerakan Api di Ranupani Antisipasi Karhutla TNBTS Meluas

Redaksi Metrotv9news

09 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // – LUMAJANG – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus diperkuat. Sebelumnya, Polres Lumajang Polda Jatim telah membuat sekat bakar (Fire Break) untuk mengunci pergerakan api agar tidak meluas ke wilayah Kabupaten Lumajang. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Lumajang, BPBD Kabupaten Lumajang, …

Pakar Hukum Dorong Polri Tindak Tegas Konten Medsos yang Mengandung Provokasi

Redaksi Metrotv9news

09 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // – Jakarta – Pakar hukum tata negara Muhammad Rullyandi menilai penegakan hukum terhadap penyebaran konten manipulatif dan provokatif di media sosial diperlukan ketika materi yang disebarkan telah memenuhi unsur tindak pidana. Menurut Rullyandi, konten semacam itu tidak hanya berkaitan dengan kebebasan berekspresi, tetapi juga dapat berdampak pada ketertiban dan keamanan publik apabila memicu …

x
x