Ungkapan Kritis Menggugah Kesadaran Bangsa: Ulama & Pesantren Banyak, Namun Penegakan Hukum Terhadap Koruptor Masih Lemah

Redaksi 01 Metrotv9news 04 Sep 2026

Ungkapan Kritis Menggugah Kesadaran Bangsa: Ulama & Pesantren Banyak, Namun Penegakan Hukum Terhadap Koruptor Masih Lemah

Oleh: Tumirah Pribadi Jaya – Pimpinan Redaksi Media Metrotv9newsDENPASAR -Sebuah ungkapan kritis yang menyebar luas di tengah masyarakat belakangan ini menyita perhatian dan memicu perbincangan hangat di berbagai kalangan.Ungkapan itu menyoroti sebuah realitas yang terasa sangat kontras: di satu sisi, sebuah negara besar seperti Tiongkok tidak memiliki kiai, ulama, gus, ustadz, maupun pesantren, namun mampu memberlakukan hukuman berat bahkan hukuman mati bagi para koruptor tanpa pandang bulu. Sementara di Indonesia – negeri yang kaya akan ulama terkenal, ribuan pesantren tersebar di seluruh penjuru tanah air, beragam majelis taklim mengisi hari-hari masyarakat, serta banyak keturunan cucu Nabi yang dihormati -perhatian yang kerap dibahas justru terbatas pada hal-hal seperti halal-haram dan surga-neraka, sementara kejahatan yang merugikan negara dan rakyat secara masif belum mendapat penanganan yang setegas itu.

Lebih ironis lagi, ungkapan itu menyoroti fenomena yang memprihatinkan: banyak pejabat yang bergelar haji, yang sudah menunaikan ibadah ke Baitullah, namun diduga sebagian besar di antaranya justru terjerat dalam kasus korupsi yang merugikan rakyat banyak. Padahal Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan ulama dan lembaga keagamaan, namun belum mampu memberlakukan hukuman yang setimpal dan tegas bagi para koruptor secara menyeluruh. Ungkapan ini menjadi cermin keresahan masyarakat yang mendalam atas ketimpangan yang dirasakan: banyak wawasan agama, banyak ceramah dan nasihat, namun lemah dalam penegakan hukum terhadap kejahatan yang merampas hak rakyat, menghambat pembangunan, dan menelantarkan nasib generasi mendatang.

Ungkapan ini bukan bermaksud menilai ajaran agama itu sendiri, melainkan menggugah kesadaran bersama – agar para ulama, tokoh masyarakat, dan pemimpin agama tidak hanya berbicara soal urusan akhirat, tetapi juga berani menyuarakan keadilan di dunia ini. Korupsi bukan sekadar pelanggaran peraturan negara, melainkan dosa besar yang merampas hak orang lain, menghambat kemajuan bangsa, dan menelantarkan masa depan anak cucu kita. Keadilan yang ditegakkan dengan tegas, tanpa pandang bulu, tanpa memandang jabatan maupun kedudukan, adalah bagian dari ajaran agama itu sendiri. Agama mengajarkan untuk memihak pada kebenaran dan melindungi yang lemah dari penindasan yang kuat.

Ungkapan ini menjadi pengingat yang sangat penting bagi seluruh elemen bangsa: kehadiran ulama, pesantren, dan nilai-nilai luhur agama harus beriringan dengan penegakan hukum yang adil, tegas, dan tanpa pandang bulu. Negara dan tokoh agama perlu bersinergi agar hukum tidak hanya menjadi tulisan di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan keadilannya oleh seluruh rakyat, terutama bagi mereka yang paling lemah dan paling banyak dirugikan oleh tindak pidana korupsi. Semoga ungkapan ini bukan sekadar keluhan semata, melainkan menjadi momentum untuk bersama-sama memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menegakkan keadilan yang sesungguhnya di Indonesia tercinta.

Pewarta: Redaksi

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman: Kapolri Teguhkan Kolaborasi untuk Bangun Negeri

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat. Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan: ulama memberikan arah dan tuntunan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan. Pesan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, …

Polres Blitar dan Tim Gabungan Intensifkan Patroli Pemantauan, Antisipasi Karhutla Gunung Butak

Redaksi 01

27 Sep 2026

BLITAR || METROTV9NEWS – Jajaran Polres Blitar Polda Jatim bersama tim gabungan terus mengintensifkan patroli pemantauan dan pengendalian guna mengantisipasi munculnya titik api di kawasan Gunung Butak. Langkah taktis ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Posko Hutan Lindung BKPH Ampelgading, tepatnya di sisi lereng selatan Puncak Pitrang, dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan …

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa. Kebersamaan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan Indonesia sejak masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, …

Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Memasuki usia ke-71, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat perannya sebagai salah satu wajah pelayanan Polri yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Transformasi diarahkan bukan hanya pada modernisasi sistem, tetapi juga membangun pelayanan yang semakin mudah, responsif, dan berorientasi pada keselamatan. Arah tersebut tercermin dalam Syukuran Hari Lalu Lintas …

Polres Gresik Gencarkan Inovasi Kopi Keliling, Bangun Kedekatan dengan Warga Ajak Jaga Kamtibmas

Redaksi 01

27 Sep 2026

GRESIK || METROTV9NEWS – Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif terus digalakkan Polres Gresik Polda Jatim lewat pendekatan humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satuan Binmas (Satbinmas) melalui program Kopi Keliling. Kegiatan ini dikemas santai. Sembari membagikan kopi gratis, personel Satbinmas berbaur langsung untuk mencairkan suasana di tengah aktivitas warga. Melalui ruang …

x
x