Bangkit dan Berbagi: “Promosi dan Publikasi Olahraga Disabilitas”

redaksi 19 Des 2024

JIMBARAN, METROTV9NEWS.COM, – Kemenpora dan PPDI menghelar acara talkshow olahraga disabilitas bersama 50 orang awak media, pada Kamis (19/12/2024) pukul 14.00 Wita, di Ballroom Hotel Infinity 8, Jalan Bypass Ngurah Rai No. 88A Jimbaran, Bali.

Talkshow tersebut mengangkat tema “Ramah Disabilitas adalah Tanggung Jawab Pemerintah dan Seluruh Lapisan Masyarakat”, dengan narasumber; Norman Yulian, selaku Ketua Umum PPDI (Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia), Asisten Deputi Olahraga Penyandang Disabilitas Kemenpora, Dr. Ibnu Hasan, M.Pd., Tenaga Ahli Menteri Kemenpora, Ambarita Damanik, dan Pelatih Olahraga Penyandang Disabilitas Kemenpora Irul.

Asisten Deputi Kemenpora, Dr. Ibnu Hasan, M.Pd., dalam sambutannya membuka acara promosi dan publikasi olahraga disabilitas dengan tema “Ramah disabilitas adalah tanggung jawab pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat”. Kami dari pemerintahan, dalam hal ini Kemenpora sengaja pada hari ini mengundang para awak media untuk duduk bersama dalam acara ini, tidak lain tidak bukan adalah untuk bersama sama mengangkat harkat martabat kaum disabilitas kepermuakaan publik, bahwasanya keberadaan mereka bukanlah untuk di bully atau di cemoohi. Justru kita kitalah peduli terhadap keradaan mereka. Kalau bukan awak media, siapa lagi ?

Kaum disabilitas, mereka juga manusia, yang butuh wadah khusus untuk menunjukan bahwa mereka juga bisa seperti manusia lainnya.

“Kenapa tidak, banyak para kaum penyandang disabilitas kemampuan rata rata mereka malah melebihi dari kemampuan yang lain (normal). Mari kita percepat kelangsungan fasilitas fasilitas atau sarana dan prasarana olahraga bagi mereka. Maka dari itu, kami menggandeng para awak media dapat mempublikasikannya ke masyarakat keberadaan mereka negara repubublik ini, kami serahkan corongnya ke para insan pers,” ucap Ibnu Hasan.

Foto: Wakili Menteri, Ambarita Damanik, selaku tenaga ahli menteri turut menjadi narasumber. Sumber: Kaperwil Bali/Kemenpora RI.

Kemudian acara tersebut dipandu oleh Andre selaku moderator talkshow olahraga disabilitas dengan beberpara narasumber yang telah hadir.

Berikut narasumber pertama diawali oleh Ambarita Damanik, ia mantan penyidik KPK, dan sekarang ditugaskan oleh bapak Kapolri di Kemenpora selaku tenaga ahli menteri. Beliau memulai dengan merujuk pada tema yakni ramah disabilitas, sebelum jauh membahas kita ambil terlebih dahulu harus kita ketahui makna dari Disabilitas yaitu setiap orang yang karena keterbatasan fisik, mental, intelektual dan sensorik yang mengakibatkan hambatan bersosialisasi dengan masyarakat pada umumnya.

Lebih lanjut, Ambarita Damanik mengatakan bahwa, dulu setiap orang tua yang punya anak disabikitas merasakan minder, namun pada sekarang ini sudah banyak sekolah sekolah yang telah dinangun oleh pemerintah yakni SLB (Sekolah Luar Biasa), A, B, dan C, baik negeri maupun swasta di daerah daerah.

Untuk itu, upaya dan langkah langkah pemerintah tersebut sebagai maksud dan tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang olahraga disabilitas, membagikan strategi promosi dan publikasi efektif, membangun inspirasi dan motivasi.

“Kami mengajak para awak media untuk dapat mempublikasinya kepada masyarakat agar ramah dengan disabilitas. Perlu diketahui bahwa sekarang sudah ada para difabel yang diterima di Kepolisian melalu PSS, dan ada juga yang diterima di bintara,” papar Ambarita Damanik.

Foto: Pemateri Irul dari Kemenpora dan Norman Yulian selaku ketum PPDI.

Langkah dan upaya yang dilakukan oleh Kemenpora ke depan adalah untuk menuangkan berbagai pengalaman atlet disabilitas, berbagai strategi promosi olahraga disabilitas, peran media elektronik, cetak, dan online dalam publikasi, serta mengatasi hambatan dan stereotip.

Dalam paparan narasumber Norman Yulian, selaku Ketua Umum PPDI menyampaikan, berdasarkan atau berpedoman kepada Undang Undang Nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, pemerintah mulai memperhatikan dan ramah kepada penyandang disabilitas, untuk diketahui bahwa penyandang disabilitas di seluruh Indonesia ada sekitar 14% dari jumlah penduduk, bahkan di tahun 2025 diperkirakan sampai 15%.

Kenapa harus ramah terhadap disabilitas, agar semua lapisan masyarakat dapat mengetahui terutama adalah keluarga, bahwasanya banyak penyandang disabilitas yang mampu atau setara dengan non disabilitas dalam berbagai cabang olahraga dari tingkat nasional maupun internasional telah menorehkan nama baik negara dan bangsa di dunia luar sana. Tidak itu saja, di dunia tarik suara, seperti putri ariani telah menggemparkan American Idol, dan banyak yang lainnya.

“Jadi, Kami berharap kepada awak media dapat mempublikasikan hal hal positif dari para penyandang disabilitas di seluruh persada nusantara ini, karena masih sedikit sekali dari media yang meng up berita tentang disabilitas,” harap Norman Yulian.

Sementara itu, pemapar terakhir yaitu Irul, selain pelatih silat, ia juga melatih para penyandang disabilitas di Kemenpora sesuai merujuk ke Undang Undang Nomor 8 tahun 2016 tentang, penyandang disabilitas mengatur tentang pemenuhan hak dan pelaksanaan hak penyandang disabilitas. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas, adil, sejahtera, dan bermartabat bagi penyandang disabilitas, dan juga pada Undang Undang Nomor 11 tahun 2022 tentang Keolahragaa, pada Pasal 1 ayat 15 yaitu, “Olahraga Penyandang Disabilitas adalah Olahraga yang dilakukan sesuai dengan kondisi disabilitas fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik seseorang”, dan Pasal 7 “Warga negara yang memiliki disabilitas fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik mempunyai hak untuk memperoleh pelayanan dalam kegiatan Olahraga sesuai dengan kebutuhan, harkat, dan martabatnya”.

Kendala kita adalah belum ada fasilitas khusus atau gedung olahraga bagi penyandang disabilitas, kami dari pihak Kemenpora mengandeng Kemen PUPR untuk dapat membangun gedung tersebut.

Foto: Para pemerhati penyandang disabilitas, kolaborasi PPDI dengan Kemenpora RI.

“Mari bersama sama, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat mewujudkan gedung olahraga bagi pera penyandang disabilitas bisa mendapatkan base camp khusus untuk berlatih,” seruannya.

Acara selanjutnya adalah tanya jawab

Salah satu diantara awak media pertanyankan tentang penyandang disabilitas dapat diterima di institusi Kepolisian, sedangkan untunk persyaratan masuk Kepolisian selain fisik, intelektual, mental dan juga kesehatan harus benar benar prima. Pertanyaannya adalah; Apakah ada undang undang yang mengatur bahwa penyandang disabilitas dapat diterima di tubuh Polri ?

Ambarita Damanik menjawab pertanyaan tersebut; “Memang tidak diatur dalam undang undang, hal ini lebih merujuk ke kebijakan dan hak asasi manusia dari Kapolri bahwa penyandang disabilitas tertentu yang dapat diterima di Kepolisian,” jawabnya.

Penanya kedua juga dari awak media pertanyakan sejauh mana pemerintah berupaya untuk mensetarakan penyandang disabilitas dengan masyarakat lainnya?

Asdep Ibnu Hasan menjawab bahwa pemerintah sudah tidak kurang kurangnya memberdayakan kaum penyandang disabilitas telah mengajak segala lapisan masyarakat baik sesama stakeholder selain Kemenpora, BUMN, maupun pihak Swasta, tentu saja yang terutama dukungan pihak keluarga, dan juga kerja samanya segala unsur masyarakat.

Upaya pemerintah telah membangun SEKODI (Sekolah Olahraga Diaabilitas Indonesia) dan lainnya,

“Mati kita bangkit dan berbagi, pokoknya kami serahkan kepada media gak usah banyak tanya lagi, yang penting tulis dan publikasikan ke masyarakat, ini lho,” ungkap Ibnu Hasan di depan awak media pada Kamis (19/12/2024) di Ballroom Hotel Infinity 8 Jimbaran, Bali.

Pewarta: Juli

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan Perkuat Sinergi dengan Insan Media

Redaksi Metrotv9news

11 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // – CIREBON – Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., menggelar silaturahmi bersama insan media sebagai upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Kegiatan silaturahmi tersebut diselenggarakan di Cafe Resto Famouz, Jalan Tuparev, Kota Cirebon, Senin (10/8/2026). Suasana berlangsung santai dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang dialog antara …

Serikat BEM Se-Kabupaten Ngawi Silaturahmi dengan Kapolres, Kenalkan Kepengurusan Baru Pasca Kongres I

Redaksi Metrotv9news

11 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // – Ngawi – Serikat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Ngawi melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., Kamis (6/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di kediaman Kapolres Ngawi tersebut diterima langsung oleh AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K. Kegiatan ini murni merupakan …

Menyambut HUT RI ke-81, Plt. Dirtahti Polda Bali: Rencana Kokoh Adalah Jembatan Meraih Cita-cita Bangsa

Redaksi 01 Metrotv9news

11 Agu 2026

Menyambut HUT RI ke-81, Plt. Dirtahti Polda Bali: Rencana Kokoh Adalah Jembatan Meraih Cita-cita Bangsa DENPASAR – Memasuki masa menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, semangat membangun bangsa lewat perencanaan matang disampaikan AKBP Ida Bagus Dedi Januarta, S.H., M.H. selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Bali, saat …

DPP PWO Dwipa Desak Bareskrim Polri Buka Hasil Penggerebekan di HH Club Planet 3 Batam

Redaksi Metrotv9news

10 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // Jakarta- Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (DPP PWO Dwipa) mendesak Bareskrim Polri untuk mengusut tuntas peredaran narkotika dan membuka secara transparan hasil penggerebekan di HH Club Planet 3 Batam. Ketua Umum DPP PWO Dwipa, Feri Rusdiono, S.H., dalam keterangannya menyatakan bahwa dugaan peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) di Batam …

Kapolres Kediri Ingatkan Jajaran Tak Underestimate Jelang Perayaan HUT RI

Redaksi 01

10 Agu 2026

KEDIRI || METROTV9NEWS — Deretan kegiatan masyarakat mulai meningkat menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kondisi tersebut membuat jajaran Polres Kediri diminta tidak sekadar menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga membaca potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan. Pesan itu disampaikan Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. saat memimpin apel jam pimpinan …

Bangun Jejaring Lintas Elemen, Kapolres Kediri Sambangi TNI, Ulama hingga Ketua PN

Redaksi 01

10 Agu 2026

KEDIRI || METROTV9NEWS — Membangun keamanan tidak cukup hanya dengan memperkuat barisan internal. Komunikasi dengan TNI, tokoh agama dan unsur penegak hukum juga menjadi bagian penting untuk membaca persoalan di masyarakat dari berbagai sisi. Hal itu dilakukan Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. pada awal masa tugasnya. Senin (10/8/2026), Beliau menjalani …

x
x