Bupati Gus Irawan Tegaskan PKK Harus Adaptif, Tertib Data dan Berorientasi pada Dampak

Redaksi 01 Metrotv9news 16 Sep 2026

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) harus terus meningkatkan kapasitas, adaptif terhadap perubahan, serta membangun budaya kerja yang tertib administrasi, berbasis data dan berorientasi pada hasil. Hal itu disampaikannya saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader PKK Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2026 di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, pada Selasa. Diterbitkan oleh media ini, pada Rabu (16/09/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2026, itu diikuti 85 peserta pada hari pertama. Peserta terdiri dari pengurus TP PKK Kabupaten, ketua dan sekretaris TP PKK kecamatan, serta ketua dan sekretaris TP PKK desa yang menjadi lokasi Desa Binaan Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2027. Gus Irawan menilai peningkatan kapasitas kader merupakan kebutuhan penting seiring semakin dinamisnya pembangunan dan tuntutan pelayanan kepada masyarakat.

“Perubahan dari waktu ke waktu semakin cepat. Karena itu tidak ada waktu bagi kita untuk tidak belajar. Kita harus terus meningkatkan kapasitas,” tegas Gus Irawan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas bukan hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga kemauan untuk terus berkembang, memperbaiki cara kerja dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Gus Irawan menekankan pelatihan tersebut tidak boleh berhenti pada bertambahnya pengetahuan peserta. Setiap materi harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas PKK di tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan. Ia menyebut PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga yang menjadi fondasi utama pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“PKK itu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Tujuan kita berbangsa dan bernegara pun pada ujungnya adalah kesejahteraan. Ini tugas mulia. PKK menjadi supporting bagi pemerintah,” ujarnya. Ia meminta kader di tingkat desa dan kecamatan mampu menerjemahkan kebijakan serta program pemerintah dan TP PKK Kabupaten menjadi kegiatan nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Bupati juga menyoroti pentingnya orientasi terhadap dampak program. Ia mencontohkan keberhasilan Program Seribu Kolam, khususnya penguatan kearifan lokal Lubuk Larangan, yang mengantarkan Tapsel meraih Juara I nasional I-SIM SDGs Award 2025. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan dampak dari program yang digali dari potensi lokal dan dikerjakan secara serius untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan itu juga membuka peluang penguatan Desa Binaan melalui dukungan non-APBN sekitar Rp900 juta yang direncanakan berlangsung selama tiga tahun.

Selain program yang berdampak, Gus Irawan meminta kader memperkuat administrasi, data dan pelaporan. Ia mengingatkan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan tidak akan memberikan hasil maksimal dalam evaluasi apabila tidak didukung dokumentasi dan pelaporan yang baik.

“Banyak hal yang sebenarnya sudah kita lakukan, tetapi tidak dilaporkan. Ini yang harus kita ubah,” katanya.

Karena itu, setiap kegiatan diminta dicatat secara sistematis dan dilaporkan tepat waktu sesuai mekanisme yang berlaku.

Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu menambahkan, pelatihan tersebut merupakan momentum membenahi tata kelola gerakan PKK agar semakin profesional dan berorientasi pada hasil. Ia mengakui masih ada kegiatan yang telah dilaksanakan kader di lapangan, namun belum dilaporkan tepat waktu sehingga berpotensi memengaruhi hasil evaluasi.

“Yang kita lakukan sebenarnya sudah real dan benar-benar dilaksanakan, tetapi pelaporannya terlambat. Ini menjadi pengalaman bagi kita semua,” ujarnya.

Murni meminta kader tidak menunda pelaporan hingga mendekati batas waktu. Menurutnya, data yang akurat, administrasi yang tertib dan pelaporan yang tepat menjadi instrumen penting untuk mengetahui kondisi masyarakat, mengukur keberhasilan program dan menentukan langkah perbaikan.

“Data bukan sekadar angka, administrasi bukan sekadar buku, dan pelaporan bukan sekadar kewajiban,” tegasnya.

Ia juga meminta peserta meneruskan pengetahuan hasil pelatihan kepada kader lain di wilayah masing-masing serta menerjemahkan hasil Rakernas X PKK Tahun 2025 ke dalam program nyata melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara, yakni Budi Prayogi, Cendana dan Ruhyat, dengan materi meliputi rencana induk gerakan PKK, strategi gerakan PKK, tata kelola kelembagaan, administrasi dan data, strategi pelaksanaan program, serta penggunaan aplikasi pelaporan dan data PKK.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang II TP PKK Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tapsel, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, ketua dan sekretaris TP PKK kecamatan se-Tapsel, serta pengurus TP PKK desa lokasi Desa Binaan Tahun 2027, yakni Desa Pargarutan Tonga, Kecamatan Angkola Timur; Desa Benteng Huraba, Kecamatan Batang Angkola; Desa Muara Purba Nauli, Kecamatan Angkola Muara Tais; Desa Padang Lancat Sisoma, Kecamatan Batang Toru; dan Desa Aek Haminjon, Kecamatan Arse.

Pewarta/Editor: Haris/Juli ESP

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
16,4 Kg Sabu Digagalkan di Perbatasan RI-Malaysia, Danrem 121/Abw Serahkan ke BNNP Kalbar

Redaksi Metrotv9news

28 Sep 2026

Pontianak / / METROTV9NEWS.COM – Danrem 121/Alambhana Wanawwai Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., secara resmi menyerahkan barang bukti narkotika jenis sabu hasil penindakan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat. Acara penyerahan tersebut berlangsung pada Senin (28/9/2026) di Aula Mapomdam XII/Tpr, Kota Pontianak. Barang haram seberat kurang lebih 16,4 …

Jangan Berhenti Berdoa — Karena Allah Tak Pernah Melupakan Hamba-Nya

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

DENPASAR — Ketika doa yang dipanjatkan seakan belum dijawab, hati mungkin sempat bertanya: apakah didengar? Apakah diperhatikan? Padahal, keheningan itu bukan penolakan, melainkan kesempatan untuk tumbuh dalam kesabaran dan keyakinan. “Kalau doamu belum terkabul, jangan berhenti berdoa. Mungkin Allah sedang mengajarkanmu arti sabar dan percaya.” Belum datang bukan berarti dilupakan. Belum terwujud bukan berarti ditinggalkan. …

Dari Lapangan ke Amanah — H. Masrul Makmur Teguhkan Kesiapan Bawa PWNU Bali Melangkah Lebih Maju

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

DENPASAR, BALI — Semangat yang tak pernah padam, baik di lapangan hijau maupun di tengah pengabdian kepada umat. H. Masrul Makmur, pengusaha sukses sekaligus Wakil Rois Surya Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali, tampil siap melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi tersebut untuk periode 2026–2031. Bagi beliau, kehidupan ibarat permainan sepak bola: harus cekatan, saling mengoper, menjaga …

Jaga Gambut Tetap Aman, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Pembasahan Berkelanjutan

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

Banjarbaru – Kepulan asap yang masih terlihat dari sejumlah titik lahan gambut mendorong Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor terus meningkatkan upaya pembasahan dan pendinginan di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Banjarbaru, Minggu (27/9/2026). Personel Satgas Darat kembali menyisir area yang masih menunjukkan indikasi panas dan asap. Pembasahan dilakukan secara intensif dengan mengarahkan air ke permukaan sekaligus …

MERINDING : Menelusuri Eksistensi Rahasia, Intuisi, Niskala, Dimensi, dan Misteri Gaib Nusantara

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

BALI -Merinding — bukan sekadar getaran di permukaan kulit. Ia adalah pintu yang terbuka menuju sesuatu yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih agung dari yang dapat dijangkau oleh panca indra semata. Menelusuri Eksistensi — getaran itu menjadi bukti bahwa ada kehadiran yang nyata, meski tak tampak oleh mata. Sesuatu yang ada, menyapa, dan menyentuh …

Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

x
x