Dua Tokoh, Dua Jalan Pengabdian, Satu Ruang Percakapan

Redaksi Metrotv9news 12 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // Rabu siang, 12 Agustus 2026, sebuah perjumpaan berlangsung dalam suasana hangat di kediaman sesepuh tokoh Madura, MatMochtar. Kedatangan penasehat hukum media metrotv9news Adv. Eko Puguh Prasetijo, S.H.,M.H.,CPM., CPCLE .,CPArb.,CPL, disambut dengan keakraban yang terasa begitu alamiah. Tak ada jarak yang perlu dijaga ketika dua sahabat lama kembali dipertemukan oleh waktu.

Pertemuan semacam itu selalu memiliki cerita sendiri. Ada rindu yang menemukan tempat untuk ditumpahkan, ada kenangan yang kembali menyapa, dan ada percakapan yang mengalir tanpa harus disiapkan. Ruang tamu berubah menjadi ruang kecil tempat pengalaman, gagasan, dan pandangan tentang kehidupan saling bertemu.

Mat Mochtar, sebagai sesepuh dan tokoh senior Madura, membawa keluasan pengalaman dari perjalanan panjang kehidupan. Di hadapannya, Eko Puguh datang dengan latar perjalanan yang berbeda. Dunia teknokrasi, hukum, serta profesi mediator profesional bersertifikat telah menempa cara pandangnya dalam membaca persoalan.

Dua latar belakang itu justru membuat percakapan menjadi semakin kaya. Perbedaan pengalaman tidak menjadi tembok, tetapi jembatan untuk saling memahami. Dari satu cerita berpindah kepada cerita lain, dari pengalaman pribadi merambat menuju persoalan masyarakat.

Di sela lepas rindu, dinamika politik menjadi salah satu tema yang mengemuka. Politik selalu memiliki denyutnya sendiri. Hari ini menjadi perbincangan, esok berubah menjadi peristiwa, lalu meninggalkan pertanyaan baru bagi mereka yang mau membaca arah zaman.

Keduanya berbincang tanpa kehilangan kejernihan. Politik tidak ditempatkan hanya sebagai perebutan pengaruh, tetapi juga sebagai cermin dari perjalanan masyarakat. Di sana terdapat harapan, kepentingan, kekuasaan, sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan.

Percakapan kemudian bergerak menuju hukum. Bagi Eko Puguh, hukum bukan ruang yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Hukum hadir di tengah masyarakat, menyentuh hubungan antarwarga, kebijakan negara, dunia usaha, hingga persoalan keadilan.

Pengalaman sebagai ahli hukum dan mediator profesional memberi warna tersendiri dalam percakapan tersebut. Mediasi mengajarkan bahwa banyak persoalan tidak selalu harus berakhir dengan pertentangan. Ada jalan dialog, ada ruang untuk mendengar, dan ada kemungkinan menemukan titik temu.

Dari sudut yang lain, Mat Mochtar menghadirkan kearifan seorang senior yang telah melewati berbagai zaman. Pengalaman panjang membuat sebuah persoalan dapat dilihat dengan jarak yang lebih tenang. Tidak semua yang ramai perlu diikuti dengan kegaduhan.

Di situlah perjumpaan dua tokoh tersebut menemukan maknanya. Percakapan tidak berhenti pada pertukaran pendapat. Ada proses saling menguji gagasan, saling memperkaya pengalaman, sekaligus membaca perubahan sosial yang berlangsung begitu cepat.

Zaman memang berubah. Cara manusia berkomunikasi berubah, wajah politik berubah, bahkan cara masyarakat memahami hukum juga terus berkembang. Namun satu hal yang tidak pernah kehilangan nilai: perjumpaan manusia dengan manusia, ketika berlangsung dengan ketulusan dan penghormatan.

Mungkin karena itu, percakapan yang sederhana dapat terasa begitu berharga. Tidak perlu panggung besar, tidak perlu sorotan kamera, tidak perlu mikrofon. Cukup dua orang yang memiliki pengalaman panjang, duduk bersama, kemudian membiarkan cerita mengalir mengikuti arah pembicaraan.

Eko Puguh membawa perspektif teknokrat dan profesional hukum. Man Mochtar membawa suara pengalaman seorang sesepuh Madura. Dua jalan pengabdian tersebut bertemu dalam satu ruang yang penuh kehangatan, menghadirkan percakapan yang sekaligus menjadi cermin perjalanan kehidupan.

Ada kebijaksanaan yang sering lahir dari percakapan panjang. Bukan dari siapa yang paling banyak bicara, tetapi dari kesediaan untuk mendengar. Bukan dari keinginan memenangkan perdebatan, tetapi dari keberanian memahami sudut pandang orang lain.

Pada akhirnya, pertemuan itu mengingatkan bahwa persahabatan dan silaturahmi memiliki kekuatan yang melampaui perbedaan latar belakang. Politik boleh bergerak, hukum boleh berkembang, zaman boleh berubah. Namun kehangatan antarmanusia tetap menjadi rumah bagi segala percakapan.

Rabu siang itu pun berlalu bersama cerita dan tawa. Dua tokoh dari dua jalan kehidupan kembali berbagi pengalaman, membaca dinamika zaman, serta menyimpan percakapan mereka sebagai bagian dari perjalanan panjang kehidupan. Barangkali, di situlah makna sebuah perjumpaan: pulang membawa rindu yang terobati dan pikiran yang diperkaya. Red

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Panglima TNI Kunjungi Kompetisi Primarox 2026 Piala Panglima TNI di BSD

Redaksi 01 Metrotv9news

27 Sep 2026

JAKARTA -(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengunjungi kompetisi Primarox 2026 Piala Panglima TNI yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kompetisi yang diikuti kategori masyarakat umum serta TNI/Polri tersebut berlangsung di ICE BSD City Hall 8-9, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (26/09/2026). Kompetisi Primarox merupakan olahraga kebugaran yang memadukan lari …

Bulu Roma Berdiri, Hati Bersaksi — Kombes Pol. Suwandi Prihantoro Jelaskan Makna Sebenarnya “Merinding

Redaksi 01 Metrotv9news

27 Sep 2026

DENPASAR, BALI — Dalam kesempatan yang hangat dan penuh ketenangan, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., M.Han., Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Bali, membagikan renungan mendalam tentang makna di balik perasaan yang sering dialami namun jarang dipahami sepenuhnya: merinding. Beliau menjelaskan: “Merinding bukan sekadar reaksi kulit yang berdiri karena dingin. Bukan pula gemetar yang muncul karena …

Patroli Perintis Presisi Polres Lumajang Kontrol Lapas, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS — Satuan Samapta Polres Lumajang terus meningkatkan kegiatan patroli untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas. Melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi (3P), personel Sat Samapta Polres Lumajang menyambangi dan melakukan kontrol di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang, Jumat (25/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul …

Kapolsek Jatiroto Silaturahmi dengan Petugas KAI, Perkuat Koordinasi Keamanan Lintasan Rel

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS — Polsek Jatiroto Polres Lumajang terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan lintasan rel kereta api. Kapolsek Jatiroto AKP Imam Soepardi bersama anggotanya melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dengan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 …

Polsek Gucialit Gelar Poros Pagi, Bantu Kelancaran Lalu Lintas dan Keamanan Pelajar

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Personel Polsek Gucialit, Polres Lumajang, melaksanakan kegiatan poros pagi atau strong point untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat di sekitar SDN Gucialit 01, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.20 WIB tersebut dilakukan oleh Aiptu Latif F dan Aipda I. Putu Pande A.D. Kehadiran personel kepolisian …

Polsek Tempursari Hadiri Cakyuk Camp SMA Mataram, Pelajar Diimbau Jauhi Narkoba

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Polsek Tempursari, Polres Lumajang, menghadiri kegiatan perkemahan Cakyuk Camp yang digelar SMA Mataram Tempursari di Lapangan Dusun Karangmenjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jumat (25/9/2026). Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno bersama Bripda Ryko hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif yang diikuti para pelajar. Iptu Sukirno mengatakan, …

x
x