FGD Kemenko Kumham Imipas Bahas Penguatan HAM di Tengah Tantangan Era Digital dan Demokrasi

redaksi 07 Agu 2025

Deputi Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia, Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenkokumham Imipas) Republik Indonesia, Ibnu Chuldun, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sinkronisasi Pembangunan dan Pelindungan HAM melalui Penguatan Hak atas Privasi, Hak Kebebasan Berpendapat, dan Berekspresi”, yang berlangsung di Platinum Hotel Jimbaran, pada Rabu (06/08/2025) kemarin.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat perlindungan hak-hak sipil masyarakat, sekaligus merumuskan kebijakan berbasis hak asasi manusia yang adaptif terhadap tantangan era digital dan dinamika demokrasi di tingkat nasional maupun daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, didampingi oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Mustiqo Vitra Ardhiansyah, turut hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata terhadap upaya perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia khususnya hak atas privasi, kebebasan berpendapat, dan berekspresi.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, menyampaikan komitmen kuat untuk terus mendorong penguatan perlindungan hak asasi manusia (HAM), terutama bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Menurutnya, upaya perlindungan HAM tidak boleh hanya berhenti pada tataran normatif dan administratif semata, tetapi harus menyentuh sisi sosial, kemanusiaan, dan keadilan yang nyata dirasakan oleh masyarakat.

Oleh karena itu, pendekatan pelayanan publik yang berbasis HAM harus didesain lebih inklusif, responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan, serta mampu menjamin akses yang setara tanpa diskriminasi.

“Pelayanan administrasi sudah berjalan baik, namun kita tidak boleh melupakan aspek sosial hak asasi manusia, khususnya terhadap kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Ini yang masih harus terus kita kembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ibnu Chuldun dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Focus Group Discussion ini difokuskan pada upaya harmonisasi kebijakan di tingkat nasional dan daerah, dengan menekankan pentingnya pengarusutamaan isu hak atas privasi serta hak kebebasan berpendapat dan berekspresi dalam setiap perumusan kebijakan berbasis hak asasi manusia. Selain itu, FGD ini juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi dan kerja sama lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna memastikan perlindungan HAM yang lebih terpadu, responsif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap FGD dapat menjadi ruang diskusi produktif sekaligus momentum mempertegas arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Ibnu Chuldun menegaskan bahwa perlindungan terhadap hak privasi dan kebebasan berekspresi merupakan amanat konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pasal 28G ayat (1) UUD 1945. Ia menyoroti bahwa Provinsi Bali menjadi contoh wilayah yang mampu memadukan nilai-nilai adat dan kebebasan berekspresi secara harmonis tanpa memunculkan tindakan anarkis, berkat kuatnya norma budaya dan pendekatan non-represif yang dijalankan secara konsisten.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Sasaran Prioritas Nasional 1 dalam RPJMN 2025–2029 sebagaimana tercantum dalam Perpres No. 12 Tahun 2025 menargetkan terwujudnya kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berlandaskan Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia. Target ini diukur melalui capaian skor Indeks HAM sebesar 2,75 pada tahun 2025 dan 2,85 pada tahun 2029. Dalam rangka itu, negara memiliki kewajiban untuk melaksanakan prinsip P5HAM—Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan HAM. Ia pun menekankan bahwa capaian output FGD harus diarahkan untuk memperkuat pelindungan HAM yang inklusif dan berpihak pada kelompok rentan.

“Kami mendorong adanya solusi konkret dan kerja terintegrasi antara kementerian/lembaga, serta sinkronisasi dan koordinasi dalam rangka pembangunan dan kerja sama HAM,” ujuar Ibnu Chuldun dalam sambutannya.

FGD ini diharapkan menjadi ruang diskusi produktif yang menghasilkan rekomendasi konkret serta memperkuat sinergi antar-kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Kolaborasi yang solid dan terintegrasi sangat diperlukan untuk memastikan pembangunan yang berkeadilan dan perlindungan HAM yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan. Pemerintah berharap hasil dari forum ini dapat mempertegas arah kebijakan HAM nasional yang adaptif, inklusif, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.

•>Pewarta: Juli, •>Editor: Juli ESP

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dari 30 Titik Sabu, Pengembangan Dit Resnarkoba Polda Jateng Mengarah ke Warga Binaan Lapas Sragen

Redaksi 01

29 Sep 2026

SRAGEN || METROTV9NEWS – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengembangkan pengungkapan dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sragen. Berawal dari penangkapan YKE (28), petugas kemudian menelusuri sejumlah informasi yang diperoleh selama pemeriksaan hingga mengarah kepada SHP (25), seorang warga binaan di Lapas Kelas II Sragen yang diduga bekerja sama dengan YKE dalam peredaran …

Dit Resnarkoba Polda Jateng Telusuri Peredaran Sabu Lewat Sistem Titip Lokasi, 9 Paket Diamankan

Redaksi 01

28 Sep 2026

JATENG || METROTV9NEWS – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengungkap dua perkara dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sukoharjo dan Karanganyar. Dari dua pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 9 paket sabu dengan berat bruto sekitar 14,48 gram, serta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Direktur Narkoba Polda Jateng Kombespol. Yos Guntur …

Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Kestalan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Redaksi 01

28 Sep 2026

SURAKARTA || METROTV9NEWS – Personel piket fungsi Polresta Surakarta bersama Polsek Banjarsari mendatangi lokasi penemuan seorang warga yang meninggal dunia di dalam kamar kos wilayah Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Senin (28/9/2026). Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kapolsek Banjarsari Kompol Harno membenarkan adanya penemuan warga meninggal dunia tersebut. Kompol Harno menjelaskan, peristiwa …

Warga Kalipare Kesulitan Air, Polres Malang-BPBD Salurkan 5.000 Liter

Redaksi 01

28 Sep 2026

MALANG || METROTV9NEWS – Warga Dusun Banduarjo, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, mendapat bantuan 5.000 liter air bersih. Bantuan disalurkan Polres Malang bersama BPBD Kabupaten Malang untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kemarau panjang. Satu tangki air bersih dikirim ke Dusun Banduarjo pada Sabtu (26/9/2026). Air kemudian didistribusikan kepada warga di RT 37 hingga …

Polres Malang Gagalkan Peredaran 1,1 Kg Sabu dari Jakarta

Redaksi 01

28 Sep 2026

MALANG || METROTV9NEWS – Polres Malang menggagalkan peredaran lebih dari 1,1 kilogram sabu yang dibawa dari Jakarta ke Kabupaten Malang. Polisi menangkap seorang pria berinisial RM (30), di wilayah Dengkol, Kecamatan Singosari. Dari tangan RM, polisi menyita tiga paket sabu dengan total berat 1.159,49 gram. Polisi juga mengamankan 2.122 butir ekstasi dan 168 cartridge vape …

Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

Redaksi 01

28 Sep 2026

MEDAN || METROTV9NEWS — “Satu Klik, Sejuta Dampak” menjadi tema Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026. Tema tersebut sejalan dengan pesan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. mengenai perkembangan teknologi, kemampuan beradaptasi, dan peran strategis pemuda dalam menghadapi perubahan. Dalam kuliah umum kepada mahasiswa baru UMSU, …

x
x