Gotong Royong Atasi Sampah: Desa Serangan dan BTID Perkuat Kolaborasi Lewat Angen Bali DanTeba Modern

redaksi 22 Agu 2025

BALI//METROTV9NEWS.COM

 

Denpasar, 21 Agustus 2025 – Kini warga Serangan juga mulai mengembangkan pengelolaan sampah berbasis sumber di beberapa titik desa, termasuk limbah organik yang membutuhkan penanganan berbeda. Warga Desa Serangan terus maju dalam menangani persoalan sampah. Melalui Angen Bali, workshop hasil kolaborasi dengan PT Bali Turtle Island Development (BTID),

Sampah plastik yang mencemari laut kini diolah menjadi produk bernilai ekonomis. Sejatinya, Desa Serangan bersama BTID sudah memulai langkah ini sejak 2023, dengan menghadirkan tujuh unit teba modern di fasilitas umum yang hingga kini masih berjalan. Inisiatif awal ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber di desa.

Tepat tanggal 19 Agustus 2025, kita akan bangkit lagi. Berdasarkan instruksi nasional untuk ikut menyelamatkan bumi, ini menjadi kewajiban kami untuk turut serta dengan cara pembuatan teba modern,” ujar I Nyoman Gde Pariatha, Jro Bendesa Serangan dalam peresmian pembuatan empat teba modern di kelurahan Serangan. Tidak hanya 100 teba modern yang akan dibangun di Kelurahan Serangan, terdapat tambahan 19 unit teba modern bantuan dari BTID untuk mendukung inisiatif baik dalam pelestarian lingkungan. Keseluruhan unit ini diutamakan untuk dibangun pada fasilitas umum.

Bagi BTID, kesediaan Desa Serangan untuk memulai berinovasi secara kreatif adalah bukti kolaborasi jangka panjang yang hidup. “Kami percaya solusi sejati lahir dari masyarakat. Peran kami hanya menjaga agar inisiatif seperti Angen Bali dan teba modern ini terus berjalan dan bisa menjadi contoh untuk masyarakat di seluruh Bali, bahkan Indonesia,” kata Zakki Hakim, Kepala Komunikasi BTID, yang bangga mengenakan kalung ID tag hasil karya Angen Bali. “Dari Serangan, kita melihat bagaimana tradisi lokal bisa jadi dasar inovasi berkelanjutan,” lanjutnya.

Kegiatan ini menjadi satu rangkaian dengan kegiatan tahunan di Desa Serangan yaitu Serangan Bersih Indah Asri (Bersinar), yang tahun ini diselenggarakan dari 6 Agustus sampai dengan 19 September. Sebuah aksi nyata dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan Serangan. “Pembangunan teba modern menjadi bagian dari pelaksanaan program Serangan Bersinar yang berkolaborasi dengan BTID. Kedepannya semoga masyarakat lebih sadar dengan kebersihan, kita harus mempertahankan anugerah penghargaan Rintisan Desa Wisata yang diperoleh Desa Serangan,” ungkap Ni Wayan Sukanami,

Kepala Kelurahan Serangan.Lebih lanjut, I Wayan Patut, aktivis lingkungan di Desa Serangan menjelaskan manfaat yang didapatkan dari pembangunan teba modern ini. “Nantinya hasil dari teba modern ini adalah pupuk kompos. Selain sebagai pupuk untuk tanaman warga, ini juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi warga.”Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi Pemerintah Kota Denpasar yang dilangsungkan pada 14 Agustus 2025 lalu, seluruh kelurahan di wilayah Kota Denpasar diwajibkan untuk membangun teba modern.

Pemerintah Kota Denpasar telah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan 100 unit teba modern berkapasitas 100 liter per teba, dengan 200 komposter sebesar 450 juta di setiap kelurahan di Kota Denpasar. Dengan adanya inisiatif teba modern yang semakin digencarkan pemerintah daerah, akan mempercepat adaptasi warga Serangan dalam membangun kebiasaan memilah sampah organik dan plastik . Kini, warga Serangan dapat menyalurkan sampah plastik ke Angen Balik untuk dikelola menjadi produk daur ulang bernilai ekonomis. Sementara sampah organik, termasuk limbah hasil laut,n km dapat diolah menjadi kompos dengan teba modern yang tersebar di titik-titik kunci desa.

Semua lapisan masyarakat turut terlibat, dari generasi muda hingga orang tua, dengan dukungan desa adat dan desa dinas. Harapannya, gotong royong mengelola sampah berbasis sumber ini adalah lingkungan yang terjaga, sampah organik kembali terurai ke alam tanpa mencemari tanah, air dan udara, sementara sampah plastik berubah menjadi produk bermanfaat yang dapat menambah penghasilan masyarakat.

Di tengah persoalan sampah di Bali, Serangan mampu menjadi bagian dari solusi pengelolaan sampah berbasis sumber. Bukan dengan teknologi canggih, tetapi melalui semangat gotong royong dan kebiasaan kolektif yang tumbuh dari komunitas. Dari titik ke titik di desa, warga pesisir ini mengubah l dan bernilai ekonomis.

Pewarta: Supriyono

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dari 30 Titik Sabu, Pengembangan Dit Resnarkoba Polda Jateng Mengarah ke Warga Binaan Lapas Sragen

Redaksi 01

29 Sep 2026

SRAGEN || METROTV9NEWS – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengembangkan pengungkapan dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sragen. Berawal dari penangkapan YKE (28), petugas kemudian menelusuri sejumlah informasi yang diperoleh selama pemeriksaan hingga mengarah kepada SHP (25), seorang warga binaan di Lapas Kelas II Sragen yang diduga bekerja sama dengan YKE dalam peredaran …

Dit Resnarkoba Polda Jateng Telusuri Peredaran Sabu Lewat Sistem Titip Lokasi, 9 Paket Diamankan

Redaksi 01

28 Sep 2026

JATENG || METROTV9NEWS – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengungkap dua perkara dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sukoharjo dan Karanganyar. Dari dua pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 9 paket sabu dengan berat bruto sekitar 14,48 gram, serta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Direktur Narkoba Polda Jateng Kombespol. Yos Guntur …

Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Kestalan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Redaksi 01

28 Sep 2026

SURAKARTA || METROTV9NEWS – Personel piket fungsi Polresta Surakarta bersama Polsek Banjarsari mendatangi lokasi penemuan seorang warga yang meninggal dunia di dalam kamar kos wilayah Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Senin (28/9/2026). Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kapolsek Banjarsari Kompol Harno membenarkan adanya penemuan warga meninggal dunia tersebut. Kompol Harno menjelaskan, peristiwa …

Warga Kalipare Kesulitan Air, Polres Malang-BPBD Salurkan 5.000 Liter

Redaksi 01

28 Sep 2026

MALANG || METROTV9NEWS – Warga Dusun Banduarjo, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, mendapat bantuan 5.000 liter air bersih. Bantuan disalurkan Polres Malang bersama BPBD Kabupaten Malang untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kemarau panjang. Satu tangki air bersih dikirim ke Dusun Banduarjo pada Sabtu (26/9/2026). Air kemudian didistribusikan kepada warga di RT 37 hingga …

Polres Malang Gagalkan Peredaran 1,1 Kg Sabu dari Jakarta

Redaksi 01

28 Sep 2026

MALANG || METROTV9NEWS – Polres Malang menggagalkan peredaran lebih dari 1,1 kilogram sabu yang dibawa dari Jakarta ke Kabupaten Malang. Polisi menangkap seorang pria berinisial RM (30), di wilayah Dengkol, Kecamatan Singosari. Dari tangan RM, polisi menyita tiga paket sabu dengan total berat 1.159,49 gram. Polisi juga mengamankan 2.122 butir ekstasi dan 168 cartridge vape …

Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

Redaksi 01

28 Sep 2026

MEDAN || METROTV9NEWS — “Satu Klik, Sejuta Dampak” menjadi tema Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026. Tema tersebut sejalan dengan pesan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. mengenai perkembangan teknologi, kemampuan beradaptasi, dan peran strategis pemuda dalam menghadapi perubahan. Dalam kuliah umum kepada mahasiswa baru UMSU, …

x
x