Kekerasan Anak di Padang lawas Aksi Kejahatan Nyata.

Redaksi Metrotv9news 10 Agu 2025

Metrotv9news.com // – Sibuhuan jae Palas Sumut ,10/08/2025 ,Ayah dan Nenek korban, Damhuri Hasibuan (45) dan Nurbana Nasution (72)
Palas, Dugaan kekerasan terhadap anak di Desa Sibuhuan Jae Kecamatan Barumun Padang Lawas cukup mengiris. Ternyata korban yang masih kecil (10) diikat kaki dan tangannya, sampai kesepakatan Rp15 Juta disanggupi ayahnya, sebagai ganti rugi.

Tidak ada yang berkutik melepaskan ikatan tali plastik itu saat dilakukan mediasi di rumah kepala desa. Pun Kepala Desa, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat yang hadir memediasi persoalan itu. Ikatan baru dilepas, usai ayahnya, Damhuri Hasibuan mengiyakan/menyanggupi dengan terpaksa angka nominal yang diminta.

Kondisi anak tetap keadaan terikat saat dibawa ke kepala desa. Langkahnya si anak pun terpaksa lompat lompat dari Ruko Aran Net, menuju rumah kepala desa, yang berada di belakang Ruko Aran Net tersebut.

Sempat dimintakan Tulangnya (Paman) Saut, agar ikatan tangan dan kaki pada anak itu dibuka dulu. Namun kepalan tinju dari Leman (terduga pelaku) yang diterima sebagai jawabnya.

“Melihat kondisi itu, terpaksalah Ku iyakan. Barulah Tali plastik warna hitam yang mengikat tangan dan kaki itu pun baru dilepas,” terang Damhuri Hasibuan bersama Nenek korban Nurbana Nasution (72).

Sementara pengakuan pelaku membenarkan kejadian persekusi tersebut. Perlakuan itu dilakukan disebabkan anak perempuan kelas V SD ini sudah sering ketahuan mencuri di warung grosir eceran dan warnet 24 jam itu. Bahkan dalam seminggu itu, sudah ada 7 kali ketahuan mencuri.

Kejadian terakhir pada 26 Juni 2025 lalu. Masuk jam 3 subuh, di Aran Net lewat pintu belakang.

Rekaman CCTV jadi bukti bahwa bocah yang mengalami Broken Home ini mencuri uang dari meja kasir. Nominalnya berkisar Rp500 Ribu lebih.

Saat itulah tertangkap basah. Lalu diikat karena dikhawatirkan menggigit tangan dan melarikan diri.

“Makanya Kami ikat, karena digigitnya tanganku. Supaya tidak lari,” kata A dan D, kakak adik yang merupakan pelaku.

Dari penelusuran awak media ini juga terungkap bahwa si anak diikat tangan dan kakinya, hingga proses mediasi dibawa ke rumah kepala desa. Tertangkap sekira pukul 03.00 WIB jelang Subuh, ikatan baru dilepas sekira pukul 10.00 WIB lebih.

Saat itu, si anak dibiarkan terikat di lantai depan ruko tersebut jadi tontonan warga, termasuk warga sepulang dari Masjid usai Solat Subuh.

Neneknya, Nurbana Nasution membantah aksi pencurian cucunya itu dilakukan berkali-kali. Jika pun benar adanya, sangat disayangkan tidak langsung disampaikan terhadapnya atau ayahnya di rumah. Bukan malah disiksa.

“Kalau sempat 7 kali, kenapa tidak datang memberitahukan. Biar kami diingatkan. Kan ada saya (neneknya), ayahnya di rumah ini. Sementara bukti CCTV yang diperlihatkan ke kepala desa kutengok hanya 2-4 kali. Kenapa tidak datang, kan begitu dekatnya kesini, biar kami ingatkan cucu kami itu,” tandas Nenek Nurbana Nasution.

Ayah dan nenek korban berharap kasus ini diproses. Tekanan dan tuduhan terhadap keluarganya yang dicap pencuri, pihaknya hanya berserah kepada Allah SWT.

“Idokkon hami panakko, huserahkon ma songoni tu Na Kuaso (Dituduh kami keluarga pencuri, biarlah kuserahkan pada yang Maha Kuasa),” tandas nenek yang sudah mulai rabun ini.

pewarta Wahyu p siregar
Kabiro Palas

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
16,4 Kg Sabu Digagalkan di Perbatasan RI-Malaysia, Danrem 121/Abw Serahkan ke BNNP Kalbar

Redaksi Metrotv9news

28 Sep 2026

Pontianak / / METROTV9NEWS.COM – Danrem 121/Alambhana Wanawwai Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., secara resmi menyerahkan barang bukti narkotika jenis sabu hasil penindakan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat. Acara penyerahan tersebut berlangsung pada Senin (28/9/2026) di Aula Mapomdam XII/Tpr, Kota Pontianak. Barang haram seberat kurang lebih 16,4 …

Jangan Berhenti Berdoa — Karena Allah Tak Pernah Melupakan Hamba-Nya

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

DENPASAR — Ketika doa yang dipanjatkan seakan belum dijawab, hati mungkin sempat bertanya: apakah didengar? Apakah diperhatikan? Padahal, keheningan itu bukan penolakan, melainkan kesempatan untuk tumbuh dalam kesabaran dan keyakinan. “Kalau doamu belum terkabul, jangan berhenti berdoa. Mungkin Allah sedang mengajarkanmu arti sabar dan percaya.” Belum datang bukan berarti dilupakan. Belum terwujud bukan berarti ditinggalkan. …

Dari Lapangan ke Amanah — H. Masrul Makmur Teguhkan Kesiapan Bawa PWNU Bali Melangkah Lebih Maju

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

DENPASAR, BALI — Semangat yang tak pernah padam, baik di lapangan hijau maupun di tengah pengabdian kepada umat. H. Masrul Makmur, pengusaha sukses sekaligus Wakil Rois Surya Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali, tampil siap melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi tersebut untuk periode 2026–2031. Bagi beliau, kehidupan ibarat permainan sepak bola: harus cekatan, saling mengoper, menjaga …

Jaga Gambut Tetap Aman, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Pembasahan Berkelanjutan

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

Banjarbaru – Kepulan asap yang masih terlihat dari sejumlah titik lahan gambut mendorong Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor terus meningkatkan upaya pembasahan dan pendinginan di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Banjarbaru, Minggu (27/9/2026). Personel Satgas Darat kembali menyisir area yang masih menunjukkan indikasi panas dan asap. Pembasahan dilakukan secara intensif dengan mengarahkan air ke permukaan sekaligus …

MERINDING : Menelusuri Eksistensi Rahasia, Intuisi, Niskala, Dimensi, dan Misteri Gaib Nusantara

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

BALI -Merinding — bukan sekadar getaran di permukaan kulit. Ia adalah pintu yang terbuka menuju sesuatu yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih agung dari yang dapat dijangkau oleh panca indra semata. Menelusuri Eksistensi — getaran itu menjadi bukti bahwa ada kehadiran yang nyata, meski tak tampak oleh mata. Sesuatu yang ada, menyapa, dan menyentuh …

Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

x
x