Kemungkinan Komersialisasi dan Kerusakan Hutan di Kediri Picu Banjir dan Longsor Banyakan, Forum Indonesian Justice Society Angkat Suara

Redaksi Metrotv9news 06 Des 2025

METROTV9NEWS.COM // 06 Desember 2025. Kediri- Jawa Timur – Forum Pergerakan Indonesian Justice Society (IJS) melayangkan laporan resmi kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Perum Perhutani Jawa Timur terkait dugaan komersialisasi dan kerusakan hutan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Insiden ini diduga kuat menjadi penyebab utama banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di sekitar proyek pengembangan Bandara Dhoho Jayati.

Ketua DPD Jawa Timur Indonesian Justice Society, Agung Setiawan, menyatakan prihatin atas dampak negatif yang ditimbulkan pembangunan tersebut terhadap lingkungan, Dalam keterangannya kepada awak media, ia menegaskan pentingnya menjaga komitmen bersama untuk melindungi alam dan sumber mata air di tengah proses pembangunan.

“Kami sangat keberatan jika pembangunan di Kediri justru menyisakan kerusakan alam dan hutan yang masif. Bukit Manyaran, yang seharusnya menjadi ladang oksigen dan hutan produksi, kini sudah banyak mengalami penggergian dan dikeruk habis oleh oknum-oknum penambang dengan alasan pengerjaan proyek pembangunan,” ujar Agung.

Ia menambahkan bahwa ironisnya, bencana banjir mulai terjadi meski curah hujan relatif rendah, yang sebelumnya jarang terjadi di daerah tersebut, Agung mengingatkan masyarakat dan pihak berwenang bahwa UU Nomor 19 Tahun 2004 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, yang kemudian dilengkapi dengan UU Nomor 18 Tahun 2013, menjadi landasan hukum penting pemerintah dalam membatasi aktivitas eksploitasi yang merusak hutan. “Spirit pemerintah dalam undang-undang itu untuk melindungi hutan harus benar-benar diaplikasikan agar kita tidak kehilangan warisan alam untuk generasi mendatang dan aturan tersebut dibentuk untuk membatasi seseorang maupun badan hukum yang akan mengexplotasi hutan, Jangan sampai pembangunan ekonomi yang idealnya berimbang dengan kelestarian alam hanya menjadi slogan kosong semata,” tegasnya.

Lebih jauh, Agung meminta agar Kejaksaan Agung, lewat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, segera mengusut tuntas proses perizinan yang mengizinkan aktivitas tambang di kawasan hutan tersebut. “Jika ada indikasi kerusakan yang berkelanjutan, kami mendesak penegakan hukum yang tegas supaya tidak terjadi lagi perusakan serupa,” jelasnya.

Indonesian Justice Society mengungkapkan bahwa dari investigasi lapangan dan laporan yang diterima, ditemukan adanya rencana eksploitasi masif di kawasan hutan produktif Bukit Manyaran yang berada di wilayah Kabupaten Kediri. Hal ini diperkuat oleh informasi yang disampaikan Ketua DPD Gerak Indonesia, yang juga mengamini adanya pengajuan izin secara besar-besaran untuk kegiatan tambang di hutan tersebut, serta wilayah hutan Klotok di pusat Kota Kediri.

Data yang diperoleh menunjukkan bahwa hampir separuh dari hutan produktif tersebut sudah mengalami pengerukan oleh para penambang, Material hasil penambangan ini kemudian diduga kuat digunakan untuk proyek pembangunan Tol Kertosono-Kediri yang saat ini sedang berlangsung.

Fenomena kerusakan hutan secara masif ini tidak hanya mencemaskan karena dampak ekologisnya, tetapi juga berimbas langsung terhadap kondisi sosial dan lingkungan masyarakat. Berbagai titik di Kabupaten Kediri seperti Banyakan, Tarokan, hingga area kota mengalami banjir dan longsor yang kian sering muncul dan semakin parah dari waktu ke waktu.

Menurut berbagai pengamatan, jika kerusakan hutan tidak segera dikendalikan, bencana serupa hanya tinggal menunggu waktu untuk terjadi lagi, Agung Setiawan menegaskan bahwa kejadian ini menjadi alarm bagi seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan hidup, termasuk pemerintah daerah, aparat hukum, dan masyarakat.

Komitmen bersama untuk menjaga kelestarian hutan dan alam harus diwujudkan secara nyata melalui tindakan yang konkret, bukan hanya sekadar pernyataan dukungan.“Kita harus belajar dari pengalaman yang ada, bahwa kerusakan hutan akan membawa konsekuensi serius bagi kehidupan masyarakat, mulai dari terganggunya ekosistem, hilangnya sumber mata air, hingga meningkatnya risiko bencana alam. Oleh sebab itu, semuanya harus duduk bersama mengevaluasi kembali perizinan dan menghentikan aktivitas ilegal yang merusak lingkungan,” ujarnya.

Masyarakat sekitar yang terkena dampak juga berharap pemerintah segera melakukan langkah nyata untuk memulihkan kondisi lingkungan dan mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut. Mereka mendesak agar penegakan hukum terhadap pelaku kerusakan hutan lebih keras, guna memberikan efek jera dan menghindari praktik-praktik eksploitasi ilegal di masa depan.

Sementara itu, pihak Perhutani Jawa Timur dan Dinas ESDM hingga saat ini belum memberikan tanggapan secara resmi terkait laporan dan dugaan pelanggaran yang diajukan oleh Forum Indonesian Justice Society. Namun, laporan ini semakin menambah tekanan publik untuk melakukan pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas pemanfaatan hutan, khususnya yang berhubungan dengan proyek infrastruktur besar di kawasan tersebut.

Kasus ini menjadi contoh nyata bahwa pembangunan besar harus dikawal dengan pengelolaan lingkungan yang bijaksana. Jika tidak, kerusakan alam akan menjadi beban kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang tidak kecil nilainya, Memastikan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan adalah kunci agar hasil pembangunan dapat dinikmati oleh semua generasi tanpa meninggalkan luka bagi alam.(red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Panglima TNI Kunjungi Kompetisi Primarox 2026 Piala Panglima TNI di BSD

Redaksi 01 Metrotv9news

27 Sep 2026

JAKARTA -(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengunjungi kompetisi Primarox 2026 Piala Panglima TNI yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kompetisi yang diikuti kategori masyarakat umum serta TNI/Polri tersebut berlangsung di ICE BSD City Hall 8-9, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (26/09/2026). Kompetisi Primarox merupakan olahraga kebugaran yang memadukan lari …

Bulu Roma Berdiri, Hati Bersaksi — Kombes Pol. Suwandi Prihantoro Jelaskan Makna Sebenarnya “Merinding

Redaksi 01 Metrotv9news

27 Sep 2026

DENPASAR, BALI — Dalam kesempatan yang hangat dan penuh ketenangan, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., M.Han., Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Bali, membagikan renungan mendalam tentang makna di balik perasaan yang sering dialami namun jarang dipahami sepenuhnya: merinding. Beliau menjelaskan: “Merinding bukan sekadar reaksi kulit yang berdiri karena dingin. Bukan pula gemetar yang muncul karena …

Patroli Perintis Presisi Polres Lumajang Kontrol Lapas, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS — Satuan Samapta Polres Lumajang terus meningkatkan kegiatan patroli untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas. Melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi (3P), personel Sat Samapta Polres Lumajang menyambangi dan melakukan kontrol di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang, Jumat (25/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul …

Kapolsek Jatiroto Silaturahmi dengan Petugas KAI, Perkuat Koordinasi Keamanan Lintasan Rel

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS — Polsek Jatiroto Polres Lumajang terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan lintasan rel kereta api. Kapolsek Jatiroto AKP Imam Soepardi bersama anggotanya melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dengan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 …

Polsek Gucialit Gelar Poros Pagi, Bantu Kelancaran Lalu Lintas dan Keamanan Pelajar

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Personel Polsek Gucialit, Polres Lumajang, melaksanakan kegiatan poros pagi atau strong point untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat di sekitar SDN Gucialit 01, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.20 WIB tersebut dilakukan oleh Aiptu Latif F dan Aipda I. Putu Pande A.D. Kehadiran personel kepolisian …

Polsek Tempursari Hadiri Cakyuk Camp SMA Mataram, Pelajar Diimbau Jauhi Narkoba

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Polsek Tempursari, Polres Lumajang, menghadiri kegiatan perkemahan Cakyuk Camp yang digelar SMA Mataram Tempursari di Lapangan Dusun Karangmenjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jumat (25/9/2026). Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno bersama Bripda Ryko hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif yang diikuti para pelajar. Iptu Sukirno mengatakan, …

x
x