Mencari Diriku Sendiri: “Perjalanan Paling Jauh”

Redaksi 01 Metrotv9news 22 Agu 2026

Karya & Renungan Penglingsir Puri Agung Peguyangan Denpasar oleh Anak Agung Ngurah Gede Widiada



Setiap perjalanan membutuhkan waktu dan proses. Namun di antara segala perjalanan yang pernah kita tempuh, melintasi jalan raya, mendaki bukit dan gunung, menyeberangi samudra, berpindah kota bahkan pulau, ternyata perjalanan yang paling jauh, paling menantang, sekaligus paling penting sepanjang hidup manusia, bukanlah perjalanan menuju tempat yang jauh di luar sana. Melainkan perjalanan masuk ke dalam diri sendiri: mengenali, memahami, menerima, menyadari, serta menyempurnakan siapa hakikat diriku sesungguhnya. Dirilis hari ini, pada Sabtu (22/08/2026).

Demikianlah renungan mendalam yang disampaikan oleh Penglingsir Puri Agung Peguyangan Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Widiada, sebuah pemikiran sederhana namun menyentuh akar kehidupan kita semua.

Seringkali kita sibuk mengejar hal-hal yang tampak dari luar: kedudukan, kehormatan, penghargaan, pengakuan orang lain, harta, kemewahan, nama baik. Kita terus berlari ke sana-sini, berjuang keras, bersaing, bahkan kadang melupakan hal yang paling mendasar: siapa saya? untuk apa saya hidup? nilai apa yang saya bawa? ke arah mana yang benar-benar saya tuju? Kita mudah mengenali wajah orang lain, menghafal aturan dan keterangan, namun justru sering kali buta terhadap hati nurani sendiri. Tidak jujur pada diri sendiri, menutupi kelemahan, takut melihat kekurangan, atau lupa bahwa semua pencapaian luar itu hanyalah wadah, yang isinya ditentukan sepenuhnya oleh kualitas jiwa di dalamnya.

Mencari diri sendiri berarti berani jujur tanpa penyamaran: mengakui apa yang kita kuasai, apa yang masih lemah, ke mana arah prinsip kita, apa yang kita pertahankan meski berat, dan apa yang harus kita ubah meski menyakitkan. Ia adalah proses yang terus-menerus membersihkan hati dari kesombongan, mengikis sifat-sifat yang belum baik, memperteguh niat yang murni, serta menyelaraskan perkataan, perasaan, dan perbuatan menjadi satu kesatuan yang utuh dan lurus. Tidak ada orang lain yang mampu melakukannya untuk kita. Hanya kita sendiri yang harus berjalan pelan namun pasti, mendalami, merenungi, mempertanyakan, lalu memperbaiki diri hari demi hari tanpa henti.

Bagi seorang pemimpin dan tokoh masyarakat yang juga menjaga nilai-nilai luhur leluhur serta kebudayaan, perjalanan ini menjadi jauh lebih penting. Sebelum kita mampu membimbing, mengingatkan, dan memberi manfaat bagi orang lain dengan benar, kita wajib mampu menjaga diri sendiri terlebih dahulu. Seseorang yang belum mengenali dan menguasai dirinya, tidak akan pernah mampu menuntun atau melayani orang lain dengan adil, bijaksana, dan tepat.

Kekuatan yang sejati bukanlah kekuatan untuk menonjolkan diri atau mengungguli orang lain, melainkan kekuatan untuk menaklukkan diri sendiri: mengendalikan keinginan, menahan kemarahan, tetap rendah hati meski dihormati, tetap teguh pendirian meski sepi pendukung, tetap jujur meski tidak ada siapa pun yang melihat.

Penglingsir Puri Agung Peguyangan Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Widiada, menegaskan dengan tulus:

“Dunia ini penuh dengan keramaian, gangguan, dan suara-suara dari luar yang kadang membuat kita bingung arah. Kembalilah ke dalam diri, di sanalah kebenaran, ketenangan, pegangan, dan cahaya sejati itu berada. Semakin lama perjalanan ini kita jalani, semakin kita sadar: bahwa kita tidak berjuang untuk menjadi yang paling hebat di mata orang lain, melainkan menjadi versi diri yang paling baik, paling benar, dan paling bermanfaat, sesuai hakikat penciptaan kita.”

Dan pada akhirnya, ketika seseorang sungguh-sungguh telah menemukan dirinya, ia tidak menjadi orang yang tertutup atau mementingkan diri sendiri, justru sebaliknya: ia menjadi lebih terbuka, lebih peduli, lebih mampu memahami orang lain, lebih sabar, dan lebih bijaksana. Karena ia sudah tahu siapa dirinya, ia tidak lagi mudah goyah oleh pujian atau cemoohan. Karena ia tahu apa yang ia perjuangkan, ia tidak mudah tersesat oleh arus zaman.

Mencari diri sendiri adalah perjalanan terpanjang seumur hidup. Namun bila berhasil dilalui, itulah pula perjalanan yang paling berharga, yang akan menerangi setiap langkah kita hingga ke akhir hayat.

Pewarta/Editor: Jaya/Juli

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dari 30 Titik Sabu, Pengembangan Dit Resnarkoba Polda Jateng Mengarah ke Warga Binaan Lapas Sragen

Redaksi 01

29 Sep 2026

SRAGEN || METROTV9NEWS – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengembangkan pengungkapan dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sragen. Berawal dari penangkapan YKE (28), petugas kemudian menelusuri sejumlah informasi yang diperoleh selama pemeriksaan hingga mengarah kepada SHP (25), seorang warga binaan di Lapas Kelas II Sragen yang diduga bekerja sama dengan YKE dalam peredaran …

Dit Resnarkoba Polda Jateng Telusuri Peredaran Sabu Lewat Sistem Titip Lokasi, 9 Paket Diamankan

Redaksi 01

28 Sep 2026

JATENG || METROTV9NEWS – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengungkap dua perkara dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sukoharjo dan Karanganyar. Dari dua pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 9 paket sabu dengan berat bruto sekitar 14,48 gram, serta sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Direktur Narkoba Polda Jateng Kombespol. Yos Guntur …

Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Kestalan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Redaksi 01

28 Sep 2026

SURAKARTA || METROTV9NEWS – Personel piket fungsi Polresta Surakarta bersama Polsek Banjarsari mendatangi lokasi penemuan seorang warga yang meninggal dunia di dalam kamar kos wilayah Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Senin (28/9/2026). Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kapolsek Banjarsari Kompol Harno membenarkan adanya penemuan warga meninggal dunia tersebut. Kompol Harno menjelaskan, peristiwa …

Warga Kalipare Kesulitan Air, Polres Malang-BPBD Salurkan 5.000 Liter

Redaksi 01

28 Sep 2026

MALANG || METROTV9NEWS – Warga Dusun Banduarjo, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, mendapat bantuan 5.000 liter air bersih. Bantuan disalurkan Polres Malang bersama BPBD Kabupaten Malang untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kemarau panjang. Satu tangki air bersih dikirim ke Dusun Banduarjo pada Sabtu (26/9/2026). Air kemudian didistribusikan kepada warga di RT 37 hingga …

Polres Malang Gagalkan Peredaran 1,1 Kg Sabu dari Jakarta

Redaksi 01

28 Sep 2026

MALANG || METROTV9NEWS – Polres Malang menggagalkan peredaran lebih dari 1,1 kilogram sabu yang dibawa dari Jakarta ke Kabupaten Malang. Polisi menangkap seorang pria berinisial RM (30), di wilayah Dengkol, Kecamatan Singosari. Dari tangan RM, polisi menyita tiga paket sabu dengan total berat 1.159,49 gram. Polisi juga mengamankan 2.122 butir ekstasi dan 168 cartridge vape …

Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

Redaksi 01

28 Sep 2026

MEDAN || METROTV9NEWS — “Satu Klik, Sejuta Dampak” menjadi tema Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026. Tema tersebut sejalan dengan pesan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. mengenai perkembangan teknologi, kemampuan beradaptasi, dan peran strategis pemuda dalam menghadapi perubahan. Dalam kuliah umum kepada mahasiswa baru UMSU, …

x
x