PKBM Aji Saka Kediri Disorot,Pemerhati Publik Desak Dinas Pendidikan dan Inspektorat Turun Tangan

Redaksi Metrotv9news 15 Apr 2026

METROTV9NEWS.COM // KEDIRI — Dugaan ketidaksesuaian data peserta didik di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aji Saka, yang berlokasi di Dusun Wates, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, memicu sorotan tajam dari publik. Lembaga pendidikan nonformal tersebut diduga melakukan markup atau penggelembungan jumlah siswa yang dilaporkan dalam sistem administrasi pendidikan nasional.

Berdasarkan penelusuran informasi, PKBM Aji Saka yang tercatat sebagai lembaga swasta dalam sistem “Sekolah Kita” memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) P9948549 dengan status akreditasi B. Dalam data yang terinput di sistem Dapodik, jumlah peserta didik tercatat mencapai 1.113 orang, dengan rincian 667 siswa laki-laki dan 444 siswa perempuan.

Namun demikian, sejumlah warga di sekitar lokasi mempertanyakan validitas data tersebut. Mereka menilai jumlah siswa yang dilaporkan tidak sebanding dengan aktivitas pembelajaran yang terlihat di lapangan. Minimnya aktivitas belajar yang tampak secara fisik menimbulkan kecurigaan adanya ketidaksesuaian antara laporan administratif dan kondisi faktual.

“Kalau benar jumlahnya mencapai ribuan, tentu aktivitasnya akan terlihat signifikan. Tapi kenyataannya tidak demikian. Ini menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sorotan ini semakin menguat mengingat dana operasional PKBM bersumber dari anggaran negara melalui Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Dengan jumlah siswa yang tinggi, otomatis besaran dana yang diterima juga meningkat. Oleh karena itu, dugaan manipulasi data ini berpotensi merugikan keuangan negara dan mencederai prinsip transparansi dalam pengelolaan pendidikan nonformal.

Pemerhati kebijakan publik, Lambang Indra Setiawan, S.H., menegaskan bahwa jika memang tidak terdapat pelanggaran, pihak pengelola PKBM Aji Saka seharusnya memberikan klarifikasi secara terbuka kepada media yang pertama kali memberitakan dugaan tersebut.

“Dalam prinsip jurnalistik, hak jawab atau klarifikasi itu disampaikan kepada media yang memuat pemberitaan awal, bukan dialihkan ke media lain. Ini penting untuk menjaga keseimbangan informasi dan kepercayaan publik,” ujarnya saat dimintai tanggapan pada Minggu (12/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa sikap tidak memberikan klarifikasi dapat dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Pers.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 5 ayat (2) dan (3), disebutkan bahwa pers wajib melayani hak jawab dan hak koreksi. Sementara itu, Pasal 18 ayat (2) menegaskan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi pidana berupa denda.

Dalam konteks ini, apabila pihak yang diberitakan tidak menggunakan hak jawabnya secara proporsional, atau justru menghindari klarifikasi kepada media yang bersangkutan, hal tersebut dapat memperkeruh situasi dan memperbesar ketidakpercayaan publik.

Desakan pun mengarah kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri serta Inspektorat Daerah untuk segera melakukan audit dan verifikasi lapangan secara menyeluruh.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan keakuratan data peserta didik sekaligus menjamin bahwa penggunaan dana BOSP tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Selain itu, transparansi dari pihak PKBM Aji Saka menjadi kunci untuk meredam polemik yang berkembang.

Keterbukaan data, kejelasan aktivitas pembelajaran, serta kesiapan menghadapi audit publik akan menjadi indikator utama dalam membuktikan apakah dugaan tersebut berdasar atau tidak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola PKBM Aji Saka belum memberikan klarifikasi resmi kepada media ini terkait dugaan yang beredar. Publik kini menanti langkah tegas dari otoritas terkait untuk mengungkap fakta yang sebenarnya di balik polemik data siswa tersebut.

Pewarta: Agus H

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MERINDING : Menelusuri Eksistensi Rahasia, Intuisi, Niskala, Dimensi, dan Misteri Gaib Nusantara

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

BALI -Merinding — bukan sekadar getaran di permukaan kulit. Ia adalah pintu yang terbuka menuju sesuatu yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih agung dari yang dapat dijangkau oleh panca indra semata. Menelusuri Eksistensi — getaran itu menjadi bukti bahwa ada kehadiran yang nyata, meski tak tampak oleh mata. Sesuatu yang ada, menyapa, dan menyentuh …

Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman: Kapolri Teguhkan Kolaborasi untuk Bangun Negeri

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat. Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan: ulama memberikan arah dan tuntunan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan. Pesan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, …

Polres Blitar dan Tim Gabungan Intensifkan Patroli Pemantauan, Antisipasi Karhutla Gunung Butak

Redaksi 01

27 Sep 2026

BLITAR || METROTV9NEWS – Jajaran Polres Blitar Polda Jatim bersama tim gabungan terus mengintensifkan patroli pemantauan dan pengendalian guna mengantisipasi munculnya titik api di kawasan Gunung Butak. Langkah taktis ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Posko Hutan Lindung BKPH Ampelgading, tepatnya di sisi lereng selatan Puncak Pitrang, dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan …

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa. Kebersamaan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan Indonesia sejak masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, …

Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Memasuki usia ke-71, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat perannya sebagai salah satu wajah pelayanan Polri yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Transformasi diarahkan bukan hanya pada modernisasi sistem, tetapi juga membangun pelayanan yang semakin mudah, responsif, dan berorientasi pada keselamatan. Arah tersebut tercermin dalam Syukuran Hari Lalu Lintas …

x
x