Proyek Irigasi Wae Munting Ambruk, Dana 1.5 Miliyar Lenyap, Kadis PUPR Matim Salahkan Hujan.

Redaksi Metrotv9news 29 Des 2025

METROTV9NEWS.COM // Matim NTT – Proyek Jaringan Irigasi Wae Munting, di Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) Ambruk, Dana Negara 1.5 Miliyar Lebih Lenyap, Kadis PUPR, Ferdinandus Membok, Justru Salahkan Hujan.

Proyek pembangunan jaringan irigasi wae munting yang dikelola Dinas PUPR, di desa bamo kota Komba yang dikerjakan CV Gracia selaku kontraktor pelaksana yang menelan dana negara Rp1.5 miliyar lebih, anggaran tahun 2025 yang baru setahun selesai dikerjakannya kini sudah ambruk.

Warga masyarakat mengungkapkan rasa kekecewaan mereka, lantaran proyek irigasi yang diharapkan malah ambruk, seperti yang dilansir berita Manggarai News Jum’at 26/12/2025.

“Menurut warga masyarakat, proyek irigasi tersebut usianya baru setahun, dan asas manfaatnya belum sempat dirasakan oleh masyarakat, namun kini kondisinya sudah hancur.” aku warga.

Merespon ungkapan rasa kekecewaan warga masyarakat, kepala dinas (Kadis) PUPR Matim, Ferdinandus Membok, Sabtu 27)12/2025, menjelaskan, bahwa kondisi irigasi wae munting dalam laporan pejabat pembuat komitmen (PPK) di lapangan, kalau adanya kerusakan pada beberapa titik tertentu pada proyek bangunan irigasi, pemicu utama terjadi kerusakan dikarenakan intensitas curah hujan yang sangat tinggi. Kondisi cuaca ekstrim tersebut memicu luapan air banjir yang berdampak pada fisik bangunan ambruk.” jelas Ferdinandus Membok.

Kadis menerangkan, bahwa status kontrak masih masa pemeliharaan berdasarkan informasi dari pejabat pembuat komitmen, selaku pengendali kontrak, dan perlu kami tegaskan bahwa proyek tersebut belum melakukan Final Hand Over (FHO) atau serah terima. Saat ini pekerjaan masih sepenuhnya berada dalam masa pemeliharaan. Jadi segala bentuk kerusakan yang terjadi, masih menjadi tanggung jawab sepenuhnya pihak kontraktor pelaksana. Dan kami telah melakukan koordinasi, dan memastikan bahwa penyedia berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan.” terang Membok.

Lanjut kadis, bahwa komitmen perbaikan sebelum FHO, Dinas PUPR memastikan bahwa proses FHO tidak akan dilakukan sebelum seluruh titik kerusakan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku. Perbaikan ini adalah syarat mutlak bagi penyedia sebelum sisa jaminan pemeliharaan dapat dicairkan.” tegas kadis.

Tambah kadis, terkait adanya informasi penundaan perbaikan setelah musim 1 tahun 2025, ini terjadi karena kondisi cuaca yang cukup tinggi intensitas hujannya. Namun hal ini tetap akan kami evaluasi kembali secara internal untuk mempercepat proses pergerakan eksekusi perbaikan dilapangan agar tidak mengganggu aktivitas pertanian warga pada musim selanjutnya.” terang kadis.

Sementara aktivis LPPDM, Marsel Ahang, seperti yang dilansir Manggarai news, mengatakan, bahwa sangat menyayangkan respons dinas PUPR seperti yang disampaikan oleh kadis Ferdinandus Membok yang menyalahkan hujan.

Marsel Ahang menilai kalau pernyataan kadis Ferdinandus Membok sangat konyol dan tidak masuk akal.

Menurut Marsel Ahang, proses pembuatan proyek itu melalui tahapan perencanaan matang yang melibatkan dinas terkait, PPK dan semua pihak. Kalau semua proyek irigasi salahkan hujan lebih baik tidak ada perencanaan dari awal.” ujar Ahang.

Dikatakan Ahang, “kadis PUPR Matim harus belajar banyak, jangan hanya salahkan hujan. Sebab pernyataan kadis yang menyalahkan hujan itu sangat konyol.” pungkas Ahang.

Ahang juga membeberkan beberapa faktor penyebab umum bangunan gagal yang dilakukan dinas PUPR Matim yang cendrung karena perencanaan yang tidak benar serta pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai acuan yang ada atau tidak sesuai spesifikasi teknis.” jelas nya.

Saya menilai duga Ahang, penggunaan bahan material yang tidak sesuai acuan spesifikasi teknis dan kegagalan dalam desain yang timbul pada tahap pra kontruksi dan kesalahan operasional yang timbul pada saat fase kontruksi.” beber Ahang.

Marsel menjelaskan, beberapa faktor yang secara garis besar berpengaruh dan menjadi parameter terhadap kegagalan kontruksi, antara lain; Pertama. Kesalahan dalam proses study kelayakan dalam proses pembuatan dan analisis study kelayakan tentunya perlu memperhatikan aspek aspek secara menyeluruh yang akan diproyeksikan kedepan, baik pada tahap pelaksanaan kontruksi maupun pasca kontruksi dimana berdampak langsung terhadap daerah disekitarnya, baik dari segi pemanfaatan, perawatan, sosial, ekonomi, lingkungan dan peraturan yang berlaku.

Kedua. Kesalahan dalam perencanaan dan perancangan, jika dalam aspek perencanaan. Dan perancangan pihak konsultan salah memperhitungkan atau menganalisis, maka konsekuensi dan dampak yang ditimbulkan kedepan akan sangat signifikan berpengaruh terhadap kegagalan fisik bangunan. Perencanaan dalam hal ini dapat berupa perencanaan dan perancangan desain fisik, ukuran dan keamanan, perencanaan anggaran, perencanaan mutu, perencanaan waktu pelaksanaan, perencanaan manfaat benefit, perencanaan fungsi dan perencanaan yang mendukung terhadap produk kontruksi yang akan dihasilkan.

Ketiga. Kesalahan dalam pelaksanaan, karena tahap pelaksanaan kontraktor juga memegang peranan penting terhadap kegagalan kontruksi. Faktor kesalahan tersebut antara lain, dapat dari segi metode pelaksanaan yang salah, kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak dan perencanaan, penggunaan tenaga kerja yang tidak ahli berpengalaman, penggunaan peralatan yang tidak efektif, kurangnya pengawasan dan manajemen proyek yang buruk.

Keempat. Kesalahan operasional, hal ini lebih berorientasi kepada pihak pemilik proyek konstruksi dalam tahap penggunaan dan operasional dari produk konstruksi, yang mana jika pihak pemilik melakukan dalam hal merubah dari fungsi awalnya, maka dapat berpotensi menimbulkan terjadinya kegagalan kontruksi. Maka dari itu, saya meminta kepada pihak aparat penegakan hukum manggarai timur, segera panggil PPK, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas hingga orang orang yang terlibat dalam proyek irigasi wae munting terkait kerusakan itu.” tegas Ahang. (tim metrotv9news manggarai raya)

Pewarta; Richy Kabiro Manggarai Raya NTT.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Adat Dijaga, Alam Dipelihara — Wakapolda Bali Teguhkan Komitmen di Pura Lempuyang Madya

Redaksi 01 Metrotv9news

27 Sep 2026

KARANGASEM, BALI — Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.Si., Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali, menghadiri rangkaian upacara adat Melaspas, Mendem Pedagingan, serta Pujawali Catur Rebah Mapadudusan Alit di Pura Lempuyang Madya, Banjar Dinas Gamongan, Desa Tiying Tali, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, pada Sabtu (26/9/2026). Kehadiran beliau meneguhkan komitmen jajaran Polda Bali untuk senantiasa menjaga, …

Panglima TNI Kunjungi Kompetisi Primarox 2026 Piala Panglima TNI di BSD

Redaksi 01 Metrotv9news

27 Sep 2026

JAKARTA -(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengunjungi kompetisi Primarox 2026 Piala Panglima TNI yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kompetisi yang diikuti kategori masyarakat umum serta TNI/Polri tersebut berlangsung di ICE BSD City Hall 8-9, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (26/09/2026). Kompetisi Primarox merupakan olahraga kebugaran yang memadukan lari …

Bulu Roma Berdiri, Hati Bersaksi — Kombes Pol. Suwandi Prihantoro Jelaskan Makna Sebenarnya “Merinding

Redaksi 01 Metrotv9news

27 Sep 2026

DENPASAR, BALI — Dalam kesempatan yang hangat dan penuh ketenangan, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., M.Han., Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Bali, membagikan renungan mendalam tentang makna di balik perasaan yang sering dialami namun jarang dipahami sepenuhnya: merinding. Beliau menjelaskan: “Merinding bukan sekadar reaksi kulit yang berdiri karena dingin. Bukan pula gemetar yang muncul karena …

Patroli Perintis Presisi Polres Lumajang Kontrol Lapas, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS — Satuan Samapta Polres Lumajang terus meningkatkan kegiatan patroli untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas. Melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi (3P), personel Sat Samapta Polres Lumajang menyambangi dan melakukan kontrol di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang, Jumat (25/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul …

Kapolsek Jatiroto Silaturahmi dengan Petugas KAI, Perkuat Koordinasi Keamanan Lintasan Rel

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS — Polsek Jatiroto Polres Lumajang terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan lintasan rel kereta api. Kapolsek Jatiroto AKP Imam Soepardi bersama anggotanya melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dengan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 …

Polsek Gucialit Gelar Poros Pagi, Bantu Kelancaran Lalu Lintas dan Keamanan Pelajar

Redaksi 01

26 Sep 2026

LUMAJANG || METROTV9NEWS – Personel Polsek Gucialit, Polres Lumajang, melaksanakan kegiatan poros pagi atau strong point untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat di sekitar SDN Gucialit 01, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.20 WIB tersebut dilakukan oleh Aiptu Latif F dan Aipda I. Putu Pande A.D. Kehadiran personel kepolisian …

x
x