“Tulungagung Lagi Semrawut, Rakyat Jangan Disuruh Percaya Begitu Saja”

Redaksi 01 Metrotv9news 19 Mei 2026

TAJUK RENCANA

Oleh: Eko Puguh Prasetijo 



“Tulungagung Lagi Semrawut, Rakyat Jangan Disuruh Percaya Begitu Saja”

Sejak OTT mengguncang pucuk pemerintahan Tulungagung, rakyat sebenarnya cuma ingin satu hal yang sederhana: pemerintahan dibersihkan sungguh-sungguh. Bukan sekadar ganti orang di kursi atas lalu semuanya diminta kelihatan tenang seperti tidak terjadi apa-apa.

Tapi yang sekarang dirasakan masyarakat justru suasana yang makin bikin bingung.

Di luar memang kelihatan normal. Kantor pemerintahan tetap buka. Rapat masih jalan. Pejabat masih mondar-mandir. Kegiatan seremonial masih ramai. Kamera protokol tetap sibuk merekam senyum dan sambutan.

Namun di bawah semua itu, ada pertanyaan besar yang diam-diam hidup di tengah masyarakat: sebenarnya Tulungagung ini sedang dibersihkan atau cuma sedang dirapikan supaya kegaduhannya tidak kelihatan?

Pertanyaan itu bukan lahir dari kebencian. Pertanyaan itu lahir dari rasa kecewa dan rasa takut rakyat kalau pola lama ternyata belum benar-benar selesai.

Karena terus terang saja, setelah OTT sebesar itu, publik berharap ada langkah yang benar-benar terasa:

audit anggaran dibuka terang-terangan,

proyek-proyek diperiksa,

birokrasi dievaluasi,

pengisian jabatan dijelaskan secara terbuka,

dan pemerintah menunjukkan keberanian membereskan semuanya sampai ke akar.

Tetapi yang lebih banyak terlihat justru kegiatan formalitas, konsolidasi internal, rapat-rapat birokrasi, dan aktivitas seremonial yang bagi sebagian rakyat terasa belum menyentuh inti persoalan.

Padahal rakyat sekarang sudah tidak gampang dibikin percaya hanya karena baliho dipasang, pidato dibacakan, atau acara dibuat ramai.

Yang membuat masyarakat makin gelisah adalah ketika muncul pengakuan bahwa sebelumnya tidak semua arah program dan postur anggaran dipahami secara penuh oleh pihak yang sekarang memimpin pemerintahan.

Kalau memang begitu kenyataannya, maka wajar kalau rakyat mulai bertanya:

Sebenarnya selama ini jalannya pemerintahan dikendalikan seperti apa?

Siapa saja yang punya pengaruh besar dalam arah kebijakan daerah?

Apakah birokrasi benar-benar sedang dibenahi, atau hanya sedang dijaga supaya tetap stabil di permukaan?

Dan yang paling penting: apakah kepentingan rakyat benar-benar menjadi prioritas utama setelah badai OTT itu terjadi?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sah dalam negara demokrasi. Sebab pemerintahan daerah bekerja memakai uang rakyat, fasilitas rakyat, dan kewenangan yang diberikan oleh rakyat.

Karena itu, rakyat juga berhak mengawasi.

Situasi pasca OTT selalu menjadi masa yang paling sensitif dalam pemerintahan daerah. Di fase seperti ini, pemerintah seharusnya sadar bahwa yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya pencitraan ketenangan, melainkan keberanian membuka keadaan sebenarnya secara jujur.

Sebab yang paling berbahaya bukan cuma kasus hukumnya.

Yang lebih berbahaya adalah kalau rakyat mulai kehilangan kepercayaan bahwa pemerintahan masih berjalan untuk kepentingan publik.

Kalau kepercayaan itu runtuh, maka sehebat apa pun pidato pejabat tidak akan lagi terdengar meyakinkan.

Karena rakyat hari ini tidak kekurangan tontonan politik.

Rakyat hanya sedang lelah melihat kekuasaan yang sering kali terlihat sibuk menjaga citra, tetapi lambat menjawab keresahan masyarakat.

Maka pemerintah daerah seharusnya tidak alergi terhadap kritik. Jangan buru-buru menganggap pertanyaan publik sebagai serangan politik. Justru di tengah situasi pasca OTT seperti sekarang, keterbukaan adalah satu-satunya jalan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Buka data anggaran.

Buka arah kebijakan.

Buka alasan pengisian jabatan.

Buka evaluasi proyek dan birokrasi.

Dan tunjukkan kepada rakyat bahwa pemerintahan ini benar-benar sedang dibersihkan, bukan sekadar dibuat terlihat tenang.

Karena rakyat mungkin tidak selalu bicara keras.

Tetapi rakyat melihat.

Rakyat mengingat.

Dan rakyat bisa menilai sendiri mana pemerintahan yang sungguh bekerja, dan mana yang hanya sibuk merawat tampilan luar.

Prinsip pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan tidak menyalahgunakan kewenangan sesungguhnya telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, termasuk melalui Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB). Hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan dan informasi publik juga dijamin dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Tajuk ini merupakan opini editorial berbasis kepentingan publik dan informasi yang berkembang di ruang publik. Tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai tuduhan pidana terhadap pihak mana pun. Semua pihak tetap memiliki hak memberikan klarifikasi dan hak jawab sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman: Kapolri Teguhkan Kolaborasi untuk Bangun Negeri

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat. Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan: ulama memberikan arah dan tuntunan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan. Pesan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, …

Polres Blitar dan Tim Gabungan Intensifkan Patroli Pemantauan, Antisipasi Karhutla Gunung Butak

Redaksi 01

27 Sep 2026

BLITAR || METROTV9NEWS – Jajaran Polres Blitar Polda Jatim bersama tim gabungan terus mengintensifkan patroli pemantauan dan pengendalian guna mengantisipasi munculnya titik api di kawasan Gunung Butak. Langkah taktis ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Posko Hutan Lindung BKPH Ampelgading, tepatnya di sisi lereng selatan Puncak Pitrang, dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan …

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa. Kebersamaan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan Indonesia sejak masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, …

Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Memasuki usia ke-71, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat perannya sebagai salah satu wajah pelayanan Polri yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Transformasi diarahkan bukan hanya pada modernisasi sistem, tetapi juga membangun pelayanan yang semakin mudah, responsif, dan berorientasi pada keselamatan. Arah tersebut tercermin dalam Syukuran Hari Lalu Lintas …

Polres Gresik Gencarkan Inovasi Kopi Keliling, Bangun Kedekatan dengan Warga Ajak Jaga Kamtibmas

Redaksi 01

27 Sep 2026

GRESIK || METROTV9NEWS – Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif terus digalakkan Polres Gresik Polda Jatim lewat pendekatan humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satuan Binmas (Satbinmas) melalui program Kopi Keliling. Kegiatan ini dikemas santai. Sembari membagikan kopi gratis, personel Satbinmas berbaur langsung untuk mencairkan suasana di tengah aktivitas warga. Melalui ruang …

x
x