Inspeksi Mendadak (Sidak) Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, SE.,MM. yg akrab disapa “Mas Dimas” : Rumah Sakit Umum Daerah dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Ditemukan beberapa hal yang harus di tangani Manajemen dengan Serius

Redaksi Metrotv9news 21 Apr 2025

PURBALINGGA || METROTV9NEWS.COM — Dalam sebuah inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Wakil Bupati Purbalingga, Mas Dimas Prasetyahani, terungkap berbagai permasalahan serius di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Sidak yang dilakukan pada Senin (21/4/2025) pagi tersebut menjadi sorotan publik setelah terungkapnya sederet temuan yang mencerminkan buruknya pelayanan, tata kelola dan manajemen rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Sidak dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan langsung menyasar sejumlah titik krusial, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, ruang operasi, ruang farmasi, hingga pos keamanan. Wakil Bupati, yang tampak geram atas temuan-temuan tersebut, menyatakan bahwa kondisi rumah sakit saat ini sangat memprihatinkan dan jauh dari standar pelayanan kesehatan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat. Sedangkan Mas Dimas sendiri sangat fokus pada pelayanan masyarakat.

Dokter Hanya Satu Orang per Shift

Temuan pertama yang mencengangkan adalah jumlah tenaga medis, khususnya dokter yang bertugas dalam satu shift. Dari hasil pengecekan langsung di IGD dan ruang pelayanan lainnya, diketahui bahwa dalam satu shift hanya terdapat satu orang dokter umum yang bertugas. Dokter tersebut harus menangani seluruh pasien dari berbagai divisi, termasuk IGD, ruang operasi, poli umum, dan bahkan ruang rawat inap.

“Ini sangat tidak masuk akal. Bagaimana mungkin satu orang dokter harus menangani puluhan hingga ratusan pasien dari berbagai unit? Ini bukan hanya soal kekurangan SDM, tapi juga soal kelalaian dalam manajemen rumah sakit,” tegas Mas Dimas.

Akibat kekurangan tenaga dokter, banyak pasien mengeluh harus menunggu dalam waktu lama, bahkan hingga berjam-jam, untuk mendapatkan pelayanan medis. Beberapa pasien juga terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain karena keterbatasan penanganan di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.

Farmasi Tidak Lengkap, Obat Banyak yang Kosong dan Stock Obat Terbatas

Tak kalah mengejutkan, bagian farmasi RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga juga ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan. Banyak obat yang tidak tersedia (kosong) dan banyak obat yang stocknya sangat terbatas.

Petugas farmasi menyatakan bahwa keterlambatan pengadaan obat sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Akibatnya, pasien kerap disuruh membeli obat di luar rumah sakit.

“Ini bukan sekadar soal stock. Ini bisa berdampak langsung terhadap keselamatan nyawa pasien. Bagaimana rumah sakit bisa berfungsi tanpa ketersediaan obat?” ujar Mas Dimas.

Kerusakan Fasilitas Ruangan : Bocor, Rusak, Tidak Layak Pakai, dan dibiarkan bertahun-tahun.

Sidak berlanjut ke beberapa ruang rawat inap dan ruang perawatan lainnya. Di sinilah ditemukan kondisi yang paling mengenaskan. Banyak ruangan dalam kondisi rusak : atap bocor, tembok lembab dan berjamur, lantai yang licin dan retak, bahkan beberapa plafon nyaris roboh.

Beberapa ruangan tidak bisa digunakan sama sekali meskipun jumlah pasien sedang tinggi. Akibatnya, banyak pasien terpaksa dirawat di IGD atau harus berbagi ruangan dengan pasien lain tanpa privasi.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Bocor di sana-sini, plafon hampir jatuh, dan tetap digunakan? Ini jelas berbahaya. Saya minta kepada Dirut RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga segera melakukan audit teknis dan perbaikan atas semua temuan ini,” tegas Wakil Bupati.

Keamanan Minim : Dua Orang Saja per Shift

Tak hanya dari sisi medis dan fasilitas, aspek keamanan pun jauh dari kata memadai. Dari hasil sidak, diketahui bahwa jumlah petugas keamanan yang berjaga hanya dua orang per shift. Dengan area rumah sakit yang luas dan banyak akses terbuka, kondisi ini tentu sangat rawan.

Sementara itu, jumlah tenaga harian lepas (THL) yang tercatat sebanyak sembilan orang, namun tidak ada kejelasan pembagian tugas dan tanggung jawab mereka dalam mendukung operasional rumah sakit.

Contoh Kekurangan dan Pelanggaran yang Ditemukan :

1. Dokter tunggal untuk seluruh layanan — Berisiko tinggi terhadap keselamatan pasien, dan merupakan bentuk pembiaran terhadap beban kerja yang tidak manusiawi.

2. Obat-obatan kosong di farmasi — Merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Kesehatan tentang pelayanan kefarmasian di rumah sakit.

3. Ruang rawat inap tidak layak pakai — Melanggar standar minimal sarana dan prasarana rumah sakit sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 24 Tahun 2016.

4. Jumlah petugas keamanan tidak proporsional — Menimbulkan kerentanan terhadap gangguan keamanan dan keselamatan pasien serta aset rumah sakit.

5. Tidak ada sistem pengawasan dan kontrol kualitas pelayanan — Terlihat dari tidak adanya laporan berkala terkait evaluasi pelayanan kesehatan.

Wakil Bupati Desak Direktur RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk Evaluasi Menyeluruh demi perbaikan pelayanan masyarakat

Atas berbagai temuan ini, Mas Dimas Prasetyahani mendesak agar segera dilakukan evaluasi total terhadap manajemen RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Ia juga menyatakan akan membawa laporan lengkap hasil sidak ini ke dalam rapat bersama Dinas Kesehatan dan Bupati Purbalingga untuk menentukan langkah-langkah strategis perbaikan.

“Saya tidak akan tinggal diam. Rumah sakit ini milik rakyat, dan rakyat berhak mendapat pelayanan yang baik. Akan ada langkah tegas bagi siapa pun yang bertanggung jawab atas kondisi ini,” ujarnya di akhir sidak.

Mas Dimas juga meminta agar audit independen dilakukan, termasuk terhadap anggaran rumah sakit, penggunaan dana operasional, serta pengadaan barang dan jasa dalam beberapa tahun terakhir.

Pewarta : Handy Arif Oktavianto, SH.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
DPP PWO Dwipa Desak Bareskrim Polri Buka Hasil Penggerebekan di HH Club Planet 3 Batam

Redaksi Metrotv9news

10 Agu 2026

METROTV9NEWS.COM // Jakarta- Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (DPP PWO Dwipa) mendesak Bareskrim Polri untuk mengusut tuntas peredaran narkotika dan membuka secara transparan hasil penggerebekan di HH Club Planet 3 Batam. Ketua Umum DPP PWO Dwipa, Feri Rusdiono, S.H., dalam keterangannya menyatakan bahwa dugaan peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) di Batam …

Kapolres Kediri Ingatkan Jajaran Tak Underestimate Jelang Perayaan HUT RI

Redaksi 01

10 Agu 2026

KEDIRI || METROTV9NEWS — Deretan kegiatan masyarakat mulai meningkat menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kondisi tersebut membuat jajaran Polres Kediri diminta tidak sekadar menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga membaca potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan. Pesan itu disampaikan Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. saat memimpin apel jam pimpinan …

Bangun Jejaring Lintas Elemen, Kapolres Kediri Sambangi TNI, Ulama hingga Ketua PN

Redaksi 01

10 Agu 2026

KEDIRI || METROTV9NEWS — Membangun keamanan tidak cukup hanya dengan memperkuat barisan internal. Komunikasi dengan TNI, tokoh agama dan unsur penegak hukum juga menjadi bagian penting untuk membaca persoalan di masyarakat dari berbagai sisi. Hal itu dilakukan Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. pada awal masa tugasnya. Senin (10/8/2026), Beliau menjalani …

Kodim 0808/Blitar Telah Menyelesaikan Pembangunan KDKMP 260 Titik Sesuai milestone, Menjadi Tercepat Seluruh Indonesia

Redaksi 01

10 Agu 2026

BLITAR || METROTV9NEWS – Keberhasilan luar biasa diraih oleh Kodim 0808/Blitar dalam mengawal program strategis penguatan ekonomi rakyat. Pencapaian fisik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten dan Kota Blitar telah mencapai 100 persen untuk seluruh 260 titik target wilayah sesuai dengan milestone yang diberikan pada akhir Juli 2026, Senin (10/8/2026). Torehan ini menempatkan …

Apel Pagi, Kapolres Kediri Kota Beri Penekanan Keras: Disiplin, Integritas dan Kesiapsiagaan

Redaksi 01

10 Agu 2026

KEDIRI KOTA || METROTV9NEWS – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Penegasan tersebut disampaikan saat apel pagi bersama personel Polres dan Polsek jajaran di Lapangan Apel Mapolres Kediri Kota, Senin (10/8/2026). Dalam arahannya, Kapolres meminta seluruh personel menjaga disiplin, profesionalisme, dan …

Kapolres Kediri Kota Perkuat Sinergi dengan RS Bhayangkara, Dukung Pelayanan Kesehatan Prima bagi Anggota dan Masyarakat

Redaksi 01

10 Agu 2026

KEDIRI KOTA || METROTV9NEWS – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, Senin (10/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi kelembagaan, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi anggota Polri, keluarga besar kepolisian, maupun masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi antara Polres Kediri …

x
x