Bangun Pemahaman Komprehensif di Masyarakat: “Dampak dari Perkawinan Siri dan Poligami”

Redaksi 01 Metrotv9news 24 Jan 2026

Talk show spesial yang mengangkat isu sensitif dan krusial yaitu, “Perkawinan Siri dan Poligami dalam Perspektif Syariat Islam & Hukum Positif di Indonesia serta Dampak Sosialnya” sukses digelar oleh PW Perempuan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Bali, pada Sabtu (24/01/2026).

Acara yang dirancang untuk membangun pemahaman yang komprehensif ini menghadirkan paparan dan diskusi mendalam tentang dua bentuk perkawinan yang sering menjadi sumber perdebatan di tengah masyarakat, baik dari sisi ajaran agama maupun regulasi negara.

Tampak hadir dalam talk show tersebut yaitu, Ketua PP PICMI Dr. Hj. Welya Safitri, M.Si., Ketua PW PICMI Bali Hj. Sri Subekti, S.H., S.p.N., Ketua BKOW Bali diwakili oleh Ibu Zuhro dan Ibu Sari, Ketua KUA Mengwi H. Achmad Khomeiny, S.Ag., M.Pd.I., Praktisi Hukum M. Zainal Abidin, SH., CLL., CLI., Host Insan A.S., S.Pd.I., M.M., Pengurus PW PICMI Bali, Para Ketua PD PICMI se Bali, Ormas se Bali, Ketua Budang Binmas dan Islam Kemenag Prov Bali, Ketus MUI Bali, Ketua Pebrabri Bali Brigjen TNI (P) Budiastawa, Ketua HIPPI Bali Dr. Gung Tini Gorda, Dewan Penasehat, Narasumber Talk Show, dan Para Tamu Undangan sekalian.

Rangkaian acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan himne Perempuan PICMI. Kemudian pembacaan ayat suci al quran, lalu laporan ketua panitia. Berikut dilanjuti dengan sambutan ketua PW PICMI Bali dan ketua umum PP PICMI.

Ketua PW Perempuan ICMI Bali dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Tujuan utama acara ini bukan untuk mengambil sisi, melainkan untuk memberikan pemahaman yang jelas terkait landasan syariat Islam terhadap perkawinan sirri dan poligami, beserta batasan serta tuntutan yang harus dipenuhi. Menurutnya, pemahaman yang benar akan membantu masyarakat membedakan antara praktik yang sesuai dengan ajaran dan yang menyimpang, sekaligus mengakui konteks hukum yang berlaku di Indonesia,” ungkap Hj. Sri Subekti, S.H., Sp.N.

Dalam sesi paparan tentang perspektif syariat Islam, narasumber yang merupakan ahli hukum Islam menjelaskan bahwa perkawinan sirri tidak diizinkan karena tidak memenuhi syarat rukun dan adab perkawinan yang telah ditetapkan. Sementara poligami, meskipun diizinkan secara syariat, harus memenuhi sejumlah prasyarat yang ketat seperti kemampuan ekonomi, kesetaraan perlakuan terhadap setiap istri, dan izin dari istri pertama, yang dalam kenyataan seringkali sulit untuk dipenuhi.

Dari sisi hukum positif Indonesia, narasumber ahli hukum positif menegaskan bahwa perkawinan hanya sah jika tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama (KUA) atau lembaga berwenang lainnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Perkawinan siri dinyatakan tidak memiliki kekuatan hukum, sehingga tidak memberikan perlindungan hukum bagi kedua pihak dan anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Sedangkan poligami diatur secara ketat dengan persyaratan yang harus dilengkapi melalui proses hukum yang jelas.

Bagian diskusi tentang dampak sosial menjadi sorotan utama, dengan paparan data dan kasus nyata di Bali. Beberapa dampak yang muncul meliputi ketidakjaminan hak ekonomi dan hukum bagi istri serta anak, meningkatnya risiko konflik keluarga, hingga stigmatisasi sosial yang dialami oleh pihak-pihak yang terlibat.

Selain itu, praktik yang tidak sesuai dengan aturan juga berpotensi merusak citra agama dan masyarakat yang pluralis di Pulau Dewata.

Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan termasuk akademisi, praktisi hukum, tokoh agama, dan masyarakat umum diakhiri dengan kesepakatan bahwa perlu adanya kolaborasi antara berbagai pihak untuk meningkatkan literasi hukum dan agama terkait perkawinan.

PW Perempuan ICMI Bali juga mengumumkan akan melanjutkan serangkaian kegiatan edukatif serupa untuk menangani isu-isu keluarga yang relevan dengan konteks lokal Bali, dengan harapan menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan berlandaskan nilai-nilai yang benar.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Jaga Gambut Tetap Aman, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Pembasahan Berkelanjutan

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

Banjarbaru – Kepulan asap yang masih terlihat dari sejumlah titik lahan gambut mendorong Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor terus meningkatkan upaya pembasahan dan pendinginan di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Banjarbaru, Minggu (27/9/2026). Personel Satgas Darat kembali menyisir area yang masih menunjukkan indikasi panas dan asap. Pembasahan dilakukan secara intensif dengan mengarahkan air ke permukaan sekaligus …

MERINDING : Menelusuri Eksistensi Rahasia, Intuisi, Niskala, Dimensi, dan Misteri Gaib Nusantara

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

BALI -Merinding — bukan sekadar getaran di permukaan kulit. Ia adalah pintu yang terbuka menuju sesuatu yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih agung dari yang dapat dijangkau oleh panca indra semata. Menelusuri Eksistensi — getaran itu menjadi bukti bahwa ada kehadiran yang nyata, meski tak tampak oleh mata. Sesuatu yang ada, menyapa, dan menyentuh …

Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman: Kapolri Teguhkan Kolaborasi untuk Bangun Negeri

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat. Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan: ulama memberikan arah dan tuntunan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan. Pesan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, …

Polres Blitar dan Tim Gabungan Intensifkan Patroli Pemantauan, Antisipasi Karhutla Gunung Butak

Redaksi 01

27 Sep 2026

BLITAR || METROTV9NEWS – Jajaran Polres Blitar Polda Jatim bersama tim gabungan terus mengintensifkan patroli pemantauan dan pengendalian guna mengantisipasi munculnya titik api di kawasan Gunung Butak. Langkah taktis ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Posko Hutan Lindung BKPH Ampelgading, tepatnya di sisi lereng selatan Puncak Pitrang, dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan …

Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun bangsa. Kebersamaan tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan Indonesia sejak masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, …

x
x