Sinuhun Pakubuwono XIII Tutup Usia, Keraton Siapkan Ritual Adat

Redaksi Metrotv9news 02 Nov 2025

Metrotv9news.com // – Jawa Tengah – Kabar duka menyelimuti Jawa Tengah. Sri Susuhunan Pakubuwono XIII (PB XIII) telah berpulang, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Jawa, khususnya keluarga besar Keraton Surakarta dan para abdi dalem.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, PB XIII dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Indriati Solobaru, Sukoharjo, pada pukul 07.29 WIB. Hingga berita ini diturunkan, pihak Keraton Surakarta belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah tokoh adat, pejabat daerah, dan masyarakat Solo telah menyampaikan ucapan belasungkawa. Keraton Kasunanan Surakarta mulai mempersiapkan serangkaian ritual adat untuk menghormati kepergian sang raja.

Jenazah PB XIII rencananya akan disemayamkan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat selama beberapa hari sebelum dimakamkan di Pemakaman Raja-raja Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kerabat keraton, KPH Eddy Wirabhumi, mengindikasikan bahwa pemakaman PB XIII kemungkinan akan dilaksanakan pada hari Selasa, 4 November 2025. “Sedang dibicarakan pagi ini. Kemungkinan besar di hari Selasa. Selasa besok kebetulan Selasa Kliwon. Kemungkinan besar di atas jam 13.00,” jelasnya.

Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, yang memiliki nama lengkap Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Hangabehi, lahir di Surakarta pada 28 Juni 1948. Beliau adalah putra tertua dari PB XII.

PB XIII naik takhta pada tahun 2004, menggantikan Sri Susuhunan Pakubuwono XII. Selama masa pemerintahannya, beliau didampingi oleh Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pakubuwono, dan dikaruniai seorang putra bernama GRM Suryo Aryo Mustiko atau KGPH Purbaya.

Dikenal sebagai pemimpin yang tenang dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Jawa, PB XIII aktif dalam menjaga keberlangsungan upacara adat, kesenian, dan spiritualitas tradisional keraton. Di bawah kepemimpinannya, Keraton Surakarta terus menjadi pusat pelestarian budaya Jawa, dengan mendorong kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seniman muda.

PB XIII juga berperan penting dalam membuka akses bagi masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat sejarah dan kebudayaan keraton. Kanjeng Sinuhun Paku Buwono XIII akan selalu dikenang sebagai figur yang bijaksana, sederhana, dan penuh dedikasi terhadap budaya Jawa.

Kepergian PB XIII merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Keraton, masyarakat Solo, dan seluruh pecinta budaya Nusantara.

Pawarta : (Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dari Lapangan ke Amanah — H. Masrul Makmur Teguhkan Kesiapan Bawa PWNU Bali Melangkah Lebih Maju

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

DENPASAR, BALI — Semangat yang tak pernah padam, baik di lapangan hijau maupun di tengah pengabdian kepada umat. H. Masrul Makmur, pengusaha sukses sekaligus Wakil Rois Surya Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali, tampil siap melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi tersebut untuk periode 2026–2031. Bagi beliau, kehidupan ibarat permainan sepak bola: harus cekatan, saling mengoper, menjaga …

Jaga Gambut Tetap Aman, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Pembasahan Berkelanjutan

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

Banjarbaru – Kepulan asap yang masih terlihat dari sejumlah titik lahan gambut mendorong Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor terus meningkatkan upaya pembasahan dan pendinginan di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Banjarbaru, Minggu (27/9/2026). Personel Satgas Darat kembali menyisir area yang masih menunjukkan indikasi panas dan asap. Pembasahan dilakukan secara intensif dengan mengarahkan air ke permukaan sekaligus …

MERINDING : Menelusuri Eksistensi Rahasia, Intuisi, Niskala, Dimensi, dan Misteri Gaib Nusantara

Redaksi 01 Metrotv9news

28 Sep 2026

BALI -Merinding — bukan sekadar getaran di permukaan kulit. Ia adalah pintu yang terbuka menuju sesuatu yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih agung dari yang dapat dijangkau oleh panca indra semata. Menelusuri Eksistensi — getaran itu menjadi bukti bahwa ada kehadiran yang nyata, meski tak tampak oleh mata. Sesuatu yang ada, menyapa, dan menyentuh …

Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik

Redaksi 01

27 Sep 2026

JAKARTA || METROTV9NEWS – Divisi Humas Polri menggelar sosialisasi hak untuk tahu di tengah car free day (CFD) Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) pagi. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi. ‎Kabag Yaninfodok Biro PID Divisi Humas Polri Kombes Pol Komang Suartana …

Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman: Kapolri Teguhkan Kolaborasi untuk Bangun Negeri

Redaksi 01

27 Sep 2026

REMBANG || METROTV9NEWS – Pembangunan membutuhkan ruang yang aman, sementara keamanan membutuhkan persatuan yang terus dirawat. Dalam upaya tersebut, ulama dan umara memiliki peran berbeda tetapi saling menguatkan: ulama memberikan arah dan tuntunan, sedangkan Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dan pembangunan terus berjalan. Pesan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, …

Polres Blitar dan Tim Gabungan Intensifkan Patroli Pemantauan, Antisipasi Karhutla Gunung Butak

Redaksi 01

27 Sep 2026

BLITAR || METROTV9NEWS – Jajaran Polres Blitar Polda Jatim bersama tim gabungan terus mengintensifkan patroli pemantauan dan pengendalian guna mengantisipasi munculnya titik api di kawasan Gunung Butak. Langkah taktis ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Posko Hutan Lindung BKPH Ampelgading, tepatnya di sisi lereng selatan Puncak Pitrang, dari arah Puncak Langit, Desa Tunggorono, Kecamatan …

x
x